Opini: Pancaroba yang Tenang dan Menghanyutkan

Written By wartini cantika on Rabu, 08 April 2015 | 11.37

Opini: Deas Achmad Rivai, Staf Analisa dan PrakiraanStasiun Meteorologi Pangkalpinang

Jika dibandingkan dengan kondisi cuaca dua bulan sebelumnya yaitu bulan Januari dan Februari 2015, kondisi cuaca di Pulau Bangka khususnya pada bulan Maret 2015 sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Kita bisa rasakan beberapa perbedaannya, antara lain suhu udara pada siang hari terasa lebih panas, tiupan angin yang mulai mengalami perubahan arah, dan jumlah tutupan awan yang sangat dinamis atau cepat mengalami perubahan dimana nantinya akan berpengaruh pada terjadinya cuaca buruk.

Hal tersebut tentu ada faktor pemicu nya sehingga beberapa parameter cuaca mengalami perubahan yang secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi pula kondisi parameter cuaca lainnya.

Antara bulan Maret sampai dengan April merupakan peralihan antara musim hujan dan musim kemarau (Wirjohamidjojo, 1995). Berdasarkan data distribusi frekuensi angin bulananStasiun Meteorologi Pangkalpinang dari tahun 2000 sampai dengan 2009, pada bulan Januari dan Februari arah angin dominan berasal dari barat hingga utara.

Jika dibandingkan dengan bulan Maret arah angin dominan berasal dari barat laut hingga timur laut dan pada bulanApril berasal dari utara hingga timur. Berdasarkan data pengamatan pada bulan Maret 2015 Stasiun Meteorologi Pangkalpinang arah angin dominan berasal dari barat hingga timur laut. Hal tersebut menunjukkan bahwa pada bulan Maret dan April merupakan waktu peralihan dari angin baratan ke angin timuran.

Pada bulan Maret, khususnya pada tanggal 21 Maret posisi matahari tepat berada pada garis equator/khatulistiwa. Pada kondisi sebelumnya posisi matahari berada di belahan bumi bagian selatan yang menyebabkan angin bertiup dari sistem tekanan tinggi pada benua Asia menuju sistem tekanan rendah pada benua Australia yang cukup membawa uap air sehingga menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim penghujan.

Pergerakan matahari dari belahan bumi bagian selatan menuju equator tersebut akan menggeser sistem tekanan rendah yang secara otomatis diikuti oleh perubahan arah angin. Panas yang dihasilkan matahari akan terkonsentrasi di sekitar wilayah garis equator, walaupun pada kenyataannya jika kita tinjau dari skala yang lebih kecil atau lokal, pemanasan yang diterima permukaan bumi khususnya di sekitar equator pun tetap tidak sama rata, udara akan lebih terkonsentrasi di daerah dengan tekanan yang lebih rendah dan kemudian akan didesak naik oleh udara yang lebih dingin dari daerah sekitarnya.


Anda sedang membaca artikel tentang

Opini: Pancaroba yang Tenang dan Menghanyutkan

Dengan url

http://bangkabarita.blogspot.com/2015/04/opini-pancaroba-yang-tenang-dan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Opini: Pancaroba yang Tenang dan Menghanyutkan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Opini: Pancaroba yang Tenang dan Menghanyutkan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Poskan Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger