Napi Lapas Nusakambangan Olah Batu Akik Penyu

Written By wartini cantika on Senin, 16 Maret 2015 | 11.37

BANGKAPOS.COM, CILACAP - Tidak hanya di dermaga Wijara Pura, Penjaja batu akik juga tampak di Nusakambangan Timur, bagian dari Pulau Nusakambangan yang terbuka untuk umum.

Bedanya, apabila di Wijaya Pura mereka tergolong perajin, karena merubah bongkahan batu kasar menjadi halus dan cantik dengan berbagai bentuk, di Nusakambangan timur mereka hanyalah penjual.

Batu yang dijajakan adalah hasil olahan atau kerajinan para narapidana yang tinggal di Lapas Terbuka, satu dari tujuh Lapas yang ada di Nusakambangan.

Menurut Sakim, seorang penjual di Nusakambangan Timur, para Napi memiliki keahlian dalam mengolah batu akik lantaran mendapat pelatihan terlebih dahulu.

"Kan yang tinggal di Lapas Terbuka yang hukumannya tinggal satu tahun kurang, jadi sebelum keluar mereka diberi pelatihan terlebih dahulu," Ujar Sakim, penjual di sekitar Nusakambangan Timur.

Batu hasil olahan para Napi memiliki sejumlah kelebihan. Salah satunya ada detil. Lantaran memiliki waktu luang serta peralatan yang memadai. Untuk mengambil batu olahan tersebut, lanjut Sakim dirinya mendatangi Lapas Terbuka satu minggu sekali, pada hari besuk.

Disitulah biasanya para Napi menitipkan barang hasil olahannya untuk dijual.


Anda sedang membaca artikel tentang

Napi Lapas Nusakambangan Olah Batu Akik Penyu

Dengan url

http://bangkabarita.blogspot.com/2015/03/napi-lapas-nusakambangan-olah-batu-akik.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Napi Lapas Nusakambangan Olah Batu Akik Penyu

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Napi Lapas Nusakambangan Olah Batu Akik Penyu

sebagai sumbernya

0 komentar:

Poskan Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger