Daya Beli Masyarakat Parit Tiga Menurun

Written By wartini cantika on Sabtu, 31 Januari 2015 | 11.37

Laporan Wartawan Bangkapos.com, Vicqie WSW.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pedagang sembako di Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat merasakan sepinya pembeli. Naiknya harga cabai dan turunnya perekenomian masyarakat setempat yang mengandalkan tambang timah menambah kekhawatiran masyarakat setempat.

Ini dirasakan oleh Ita pedagang di Pasar Induk, Parit Tiga ditemui bangkapos.com, Sabtu (31/1/2015). Ibu satu anak ini mengatakan sejak 2014 sudah merasakan menurunnya daya beli masyarakat. Apalagi naiknya harga BBM. Bahkan saat ini harga BBM yang sudah diturunkan oleh pemerintah tak membuat harga cabai dan kebutuhan pokok lainnya ikut turun.

"Sebenarnya, 2014 kemarin sudah terasa sepi pembeli, karena warga disini rata-rata mengandalkan hasil tambang inkonvensional (TI). Sedangkan harga timah turun dan sering razia serta bbm sempat naik", ujarnya yang mengandalkan dagang sembako membiayai anaknya kuliah di Polman Sungailiat.

Walaupun demikian, Ita dan suaminya masih bersyukur. Disisi lain masih banyak orang lain yang lebih susah darinya.

Cabai yang dijual Ita di Pasar Induk Parit Tiga, masih mengandalkan pasokan dari Jawa, Palembang dan Pangkalpinang. Sedangkan pasokan cabai lokal (Parit Tiga) hampir tak ada.

"Ku masok barang dari Palembang dan Pangkalpinang", ungkapnya berharap perekonomian masyarakat sekitar terus membaik.


Anda sedang membaca artikel tentang

Daya Beli Masyarakat Parit Tiga Menurun

Dengan url

http://bangkabarita.blogspot.com/2015/01/daya-beli-masyarakat-parit-tiga-menurun.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Daya Beli Masyarakat Parit Tiga Menurun

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Daya Beli Masyarakat Parit Tiga Menurun

sebagai sumbernya

0 komentar:

Poskan Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger