Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Zuhri Dititipkan di Mapolres Bateng

Written By Unknown on Selasa, 17 Maret 2015 | 11.37

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepolisian Sektor (Polsek) Namang Bangka Tengah berhasil mengamankan Zuhri (45) warga Jalan Saleh Ode Kelurahan Kacang Pedang Pangkalpinang, pelaku pembacokan di Pondok Kebun di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah.

Pelaku diamankan setelah 30 menit kejadian, sebelum pukul 19.00 WIB, Senin (16/3). Sementara itu peristiwa pembacokan sekitar pukul 18.30 WIB.

"Kita mendapat laporan sebelum pukul 19.00 WIB. Selanjut saya bersama anggota mendatangi TKP dan melakukan pengejaran kepada pelaku pembacokan,," jelas Ipda Bobory Kapolsek Namang kepada Bangkapos.com, Selasa (17/3).

Menurut Bobory, saat datang ke TKP melihat korban Hendri sudah tergeletak dan di sekitarnya ditemukan darah yang mengucur dari bagian kepala korban. Melihat kondisi korban yang sudah bersimbah darah, anggota membawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang.

Sementara itu kata Bobory, pelaku Zuhri ditangkap tidak jauh dari TKP.
Dimana pelaku pembacokan, berhasil diamankan 30 menit setelah kejadian, dan di bawa ke Mapolres Bateng.

"Kita mengamankan pelaku dan di bawa ke Mapolres Bateng, untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Kapolsek.

Sementara itu untuk proses penyidikkan akan ditangani Polsek Namang.


11.37 | 0 komentar | Read More

Lanal Babel Gelar Sosialisasi Penerimaan Taruna TNI AL

Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Guna mencari generasi muda yang berminat bergabung menjadi calon taruna khususnya TNI Angkatan Laut (AL),  Lanal Bangka Belitung (Babel), Selasa (17/3/2015) menggelar sosialisasi penerimaan calon taruna (kadet) TNI AL.

Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di gedung aula SMA Negeri 3 kota Pangkalpinang. Dalam kegiatan sosialisasi itu pihak Lanal Bangka Belitung mendatangkan narasumber dari Lantamal III Jakarta yakni Kolonel Laut (P) Rudi Susanto saat ini menjabat sebagai Asisten Personel (Aspes) di Lantamal III Jakarta.

Pantauan bangkapos.com, para siswa/siswi sekolah setempat (SMA Negeri 3 Pangkalpinang) terlihat memenuhi ruang aula tempat acara sosialisasi taruna (kadet) digelar. Bahkan dalam acara sosialisasi juga turut hadir para perwira asal Lanal Babel antara lain Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanal Babel, Letkol laut (P), Indra Cahaya Susilo ST, Pasop Lanal Babel, Mayor laut (P) Oktaf Bayu Dirgantara.

Selain itu terpantau turut pula hadir Kepala Dinas Pendidikan kota Pangkalpinang, Edison Taher serta kepala SMA Negeri 3 Pangkalpinang yang diwakili Suryadi.


11.37 | 0 komentar | Read More

Bebas Suap, Bigadir Nurul Dapat Penghargaan Kapolres Bangka

Bebas Suap, Bigadir Nurul Dapat Penghargaan Kapolres Bangka

bangkapos.com/fery Laskari

Brigadir Nurul Hijrah mendapat piagam penghargaan dari Kapolres Bangka AKBP I Bagus Rai, Selasa (17/3/2015).

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Brigadir Nurul Hijrah mendapat piagam penghargaan dari Kapolres Bangka AKBP I Bagus Rai. Anggota Satlantas itu mendapat pujian karena dedikasi pelayanan prima dan dipastikan menolak dunia percaloan serta suap selama bertugas di jajaran kepolisian resort ini.

"Dari sekian banyak anggota kita, maka yang terpilih Brigadir Nurul. Selama bertugas, dia memberikan pelayanan prima, dedikasi yang prima sehingga Kapolres Bangka memberikan piagam penghargaan kepada Nrigadir Nurul," kata Kasat Lantas AKP Agung Asmara mewakili Kapolres Bangka AKBP I Bagus Rai, usai pemberiaan penghargaan, Selasa (17/3/2015) di Aula Mapolres Bangka.

Sebelumnya Kapolres Bangka AKBP I Bagus Rai memberi pencerahan kepada anggotanya. Intinya agar anggota bebas dari dunia percaloan atau suap. Imbauan ini diutarakan Kapolres dalam acara pemberian reward kepada personil yang memiliki Dedikasi pelayanan prima, Selasa (17/3/2015).


11.37 | 0 komentar | Read More

255 Nindia Praja IPDN Praktek Lapangan di Bateng

Laporan Wartawan Bangkapos, Irwan

BANGKA POS.COM, BANGKA -- Sebanyak 255 nindia praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), akan melaksanakan Praktek Pelaksana Pekerja Lapangan di wilayah Bangka Tengah (Bateng), Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Para praja nantinya akan dibagi ke 20 desa yang ada di 6 kecamatan Bangka Tengah. Terdiri dari program D4 sebanyak 225 praja, S1 sebanyak 30 Praja. Selain itu, diperbantukan oleh koordintor sebanyak 6 orang dan pembimbing 6 orang.

Dalam praktek lapangan ini, selain menerapkan ilmu pemerintahan yang telah di ajarkan kepada para Praja. Beberapa program pengembangan desa juga akan menjadi salah satu upaya bagi praja selama di masyarakat.

Menurut Bupati Bateng Erzaldi, tidak sembarangan orang dapat memahami dan mengerti ilmu pemerintahan ini. Hingga, dengan adanya praktek lapangan dapat memberikan pengetahuannya pada masyarakat.

" Jadikan ini sebagai salah penerapan ilmu pemerintahan yang telah di dapatkan. Karena, untuk urusan kepemerintahan tidak semua orang dapat mengetahuinya," ungkapnya saat memberikan sambutan di halaman kantor Pemkab Bangka, Selasa (17/3/2015).


11.37 | 0 komentar | Read More

Tidak Tahan Dihina, Zuhri Bacok Hendri

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Korban Hendri alias Elo alias Hen bin Nurhasan (28) menghembuskan nafas terakhir di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Senin (16/3) sekitar pukul 20.10 WIB.

Korban Hendri, warga Desa Sungkap Rt 008 Rw 003 Desa Sungkap Kecamatan Simpang Katis, meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang, setelah mengalami pendarahan akibat luka bacok.

Hendri pekerja buruh harian, sempat ditangani perawat petugas UGD RSUD Depati Hamzah. Namun kondisi korban lemah dan tidak tertolong lagi.

Kepada Bangkapos.com, Selasa (17/3) Kapolsek Namang Ipda Bobory menjelaskan, kejadian pembacokan bermula korban (Hendri) datang ke pondok kebun.

Korban selanjutnya mengejek pelaku A Zuhri (45) dengan kata-kata yang tidak mengenakan.

"Dari kejadian itu, pelaku Zuhri sempat menasehati jangan mengejeknya berulang-ulang. Namun nasihat Zuhri tidak dihiraukan korban
Hendri," ungkap Bobory kepada Bangkapos.com.

Dijelaskan Kapolsek, pelaku Zuhri membacok Hendri dengan sebilah parang panjang di bagian kepala sebelah kanan. Akibat bacokan itu, korban Hendri mengalami luka robek sepanjang 10 centimeter dan lebar 4 centimeter.


11.37 | 0 komentar | Read More

Sosialisasi Calon Taruna TNI AL Gunakan Video

Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kegiatan sosialisasi penerimaan/perekrutan calon taruna (kadet) TNI Angkatan Laut (AL) yang digelar di ruang aula SMA Negeri 3 kota Pangkalpinang, Selasa (17/3/2015) pagi terlihat antusias para siswa/siswi sekolah setempat relatif tinggi.

Bahkan disela-sela kegiatan sosialisasi berlangsung, sempat mendapat apresiasi dan aplaus dari para siswa/siswi yang kebetulan ikut hadir dalam kegiatan sosialisasi penerimaan/perekrutan calon kadet TNI AL pagi itu.

Acara sosialisasi yang dikemas sedemikian rupa oleh pihak Lanal Bangka Belitung sangat mendapat perhatian penuh dengan mendatangkan narasumber dari langsung dari Lantamal III Jakarta yakni Kolonel Laut (P) Rudi Susanto.

Terlebih disela-sela kegiatan sosialisasi itu sempat pula diselingi dengan pertunjukan rekaman video yang menceritakan secara singkat segala aktifitas para calon kadet TNI AL selama mengikuti pendidikan.


11.37 | 0 komentar | Read More

Timah Hasil Kerukkan Alur Boleh Diambil Perusahaan

Written By Unknown on Senin, 16 Maret 2015 | 11.37

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Bupati Belitung Timur (Beltim), Basuri T Purnama mengaku, bahwa pengerukkan alur kapal, hanya bermodalkan kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta. Perjanjian itu berupa, pasir hasil kerukkan menjadi milik perusahaan tersebut, untuk dijual keluar daerah.

Kendati, jika ada kandungan timah pada pasir kerukan itu, Basuri mengatakan bahwa, harus di letakkan terlebih dahulu di daratan, agar bisa diketahui oleh Pemda Beltim. Terutama Pemda harus mengetahui, seberapa banyak kandungan timah di pasir tersebut.

"Habis itu timahnya boleh di ambil pihak swasta, untuk dijual. Perlu diketahui, ini bukan kapal isap, tapi kapal keruk. Tujuan kita bukan mencari timah itu, tapi pembukaan jalur Marina, dan kita tidak melenceng ke kanan dan kekiri," kata Basuri kepada Bangkapos.com, Sabtu (14/3/2015).

Dalam pengambilan pasir timah tersebut, kata Basuri, konsep yang ditawarkan kepada pihak swasta hanya berupa pembayaran pajak, dan pembayaran fee dari pihak swasta kepada Pemda Beltim.

"Makanya saya doa kan tidak ada timah, supaya tidak pusing urusannya. Kalau ada timah juga timahnya tidak boleh dijual keluar, harus jual ke smelter kita, jadi pajak kita dapat lagi. Makanya saya minta kepada masyarakat nelayan doakan jangan sampai ada timah," ungkap Basuri.

Perlu diketahui, kata Basuri, proyek pengerukkan alur ini merupakan proyek rugi. Sehingga, Basuri enggan melakukan tender pada proyek pengerukkan alur tersebut. Pasalnya, tender yang di tawarkan kepada pihak swasta, menurut Basuri adalah tender abal-abal.

"Jadi sekarang saya pindah haluan, saya kerjasama dengan swasta langsung, seperti ini. Tidak mau lagi pakai tender-tender," ucapnya.

Sejauh ini, pengerukkan alur kapal itu, belum ditetapkan, kapan akan dilaksanakan. Kendati Basuri tidak memungkiri bahwa akan dilakukan pada beberapa pekan mendatang. Sebab, pihaknya masih menunggu kapal tersebut tiba diperairan Beltim.

"Secepatnya akan kita lakukan, kita masih tunggu kapal. Kalau bulan depan bisa, atau bulan ini bisa, langsung lakukan. Kita tinggal menunggu izin kapal kerukknya harus keluar dulu, soalnya UKL/UPL masih kita proses. Paling pengerukkan memakan waktu tiga bulan. Yang penting terget kita, Oktober tahun ini harus selesai," ujar Basuri.


11.37 | 0 komentar | Read More

Ibrahimovic Frustasi Bikin Menpora Prancis Mencak-mencak

BANGKAPOS.COM  - Zlatan Ibrahimovic kembali bersikap emosional pekan ini. Setelah mendapatkan kartu merah pada laga melawan Chelsea, striker Paris Saint-Germain (PSG) melakukan umpatan usai timnya kalah dari Bordeaux, Minggu (15/3/2015).

Zlatan Ibrahimovic yang mencetak dua gol ke gawang Bordeaux menyebut Prancis sebagai negara yang 'jelek'. Dia pun mengkritik kinerja wasit yang buruk. Hal itu dilakukan ketika disorot kamera televisi.

Sikap Ibrahimovic itu membuat geram Menteri Olahraga Prancis, Patrick Kanner. Dia meminta striker asal Swedia itu melakukan permintaan maaf secara terbuka.

Legenda PSG, Ali Benarbia, ikut mengomentari sikap Ibra itu. Dia menilai sikap Ibra itu tak lepas dari rasa frustrasi yang terjadi dalam satu pekan belakangan.

"Ibra dikartu merah saat melawan Chelsea dan kini kalah dari Bordeaux, tim yang di atas kertas seharusnya bisa dikalahkan," ulas Benarbia.

"Ketika kalah dan situasi tak berjalan sesuai rencana, segala hal (buruk) akan berjalan otomatis. Tapi, saya tak melihat wasit membuat putusan salah pada pertandingan," lanjut dia.

Dalam kondisi frustrasi seperti yang dialami Ibra, yang dibutuhkan adalah sikap kooperatif dari pelatih dan pemain PSG. Benarbia menilai Ibra hanya butuh diajak bicara untuk bisa melepas unek-uneknya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Aipda Beni Tetap Semangat Bertugas Meski Tanpa Memilki Kedua Kaki

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - BENI Hendrik Hernawan (38) tetap ikhlas dan terus bersemangat hidup tanpa kedua kaki dan hanya mengandalkan kursi roda untuk mejalani aktifitas sehari-harinya.

Polisi Bagian Administrasi Lalulintas berpangkat Aipda yang bertugas di Polsek Rancaekek, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ini mengalami musibah saat menjalankan tugas 10 tahun silam, tepatnya pada 28 November 2005.

Kejadian yang menimpa dirinya itu saat ia masih bertugas di Unit Laka Polres Bandung. Pada malam kejadian itu ia mengaku ditelepon oleh seorang warga yang melaporkan adanya kecelakaan lalu lintas di Nagreg, tepat di depan rumah makan Mak Ecot.

Beni bersama rekannya segera menuju tempat kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkaran (TKP). Karena kecelakaan terjadi di tengah jalan, ia berusaha menderek kendaraan yang kecelakaan tersebut dengan truk derek.

"Saya mau ngederek kendaraan tersebut karena takut menggangu aktivitas arus lalu lintas," Ujar Beni, ayah dua orang anak kepada Tribun, Minggu (15/3).

Saat itu sedang hujan dan penerangan lampu kurang. Dia berdiri di antara truk derek dan kendaraan yang kecelakaan. Tiba-tiba bus pariwisata tujuan Solo-Jakarta melaju dengan kecepatan tinggi menabrak belakang truk dan menghimpit kedua kaki Beni.
Kedua kaki beni mengalami luka parah, tulangnya patah dan tempurung lututnya remuk. Akhirnya kedua kaki Beni harus diamputasi.

Beni pernah mengalami depresi selama kurang kebih 1,5 tahun setelah kecelakaan yang menimpanya. Ia merasa minder dan tidak bersemangat menjalani hidupnya. Ia juga tidak mau keluar rumah dan bertemu orang.

Namun dukungan istri, keluarga, anak-anak, rekan-rekan dan dari pimpinan, Beni kembali bersemangat menjalani kehidupannya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Dua Remaja Menyesal Bunuh Korban Pakai Taji Ayam

BANGKAPOS.COM, KOLAKA — Dua tersangka perampokan dan kekerasan yang berujung kematian pada salah satu korbannya mengaku menyesali perbuatannya. Penyesalan itu mereka ungkapkan Senin (16/3/2015) pagi saat ditemui di Mako Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Sebenarnya, kata salah satu tersangka yang berinisial MA (15), dia tidak punya niat untuk membunuh korban. MA mengaku hanya mau melukai korban agar tidak berteriak meminta tolong. "Saya merasa menyesal berbuat seperti itu. Saya merasa sakit berbuat seperti itu. Jadi, saya juga menyesal lakukan itu, Pak," kata MA.

Bahkan, MA awalnya tidak mengetahui jika korbannya itu sudah meninggal dunia. "Nanti saya ditangkap baru saya tahu kalau ibu itu meninggal dunia. Pengaruh mabuk, Pak. Jadi, memang yang saya gunakan itu taji ayam sabung. Itu saya dapat dari salah satu satu teman saya. Tapi, tidak ada rencana mau pakai untuk membunuh," kata dia.

Sementara itu, tersangka lainnya, yang masih duduk di bangku SMP, berinisial AI (16), mengaku tidak melihat kejadian tersebut. "Saya tidak lihat karena saya berada di luar rumah, di motor, lagi tunggu dia. Jadi, kejadian di dalam rumah saya tidak tahu, Pak," ujar dia yang juga dibenarkan oleh MA.

Mereka berdua pun mengaku bahwa saat melakukan aksi kejahatannya itu dalam kondisi mabuk. "Kalau teman saya yang masuk membunuh ini memang mabuk berat, Pak. Kalau saya, tidak terlalu. Jadi, sebelum kejadian, kami memang minum minuman keras di pinggir jalan dengan beberapa orang," kata AI.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, terjadi pencurian dan kekerasan yang mengakibatkan tewasnya pemilik rumah bernama Muliana. Sementara itu, suaminya, Abdul Malik, juga menderita sejumlah luka di tubuhnya.


11.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger