Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ini yang Harus Dilakukan bila Polis Asuransi Anda Rusak

Written By Unknown on Minggu, 20 Oktober 2013 | 11.37

BANGKAPOS.COM - Polis asuransi merupakan dokumen penting yang memuat hak serta kewajiban nasabah asuransi maupun perusahaan asuransi. Ketentuan-ketentuan yang mengikat kedua belah pihak tercantum pada dokumen tersebut. Ketika nasabah hendak mengajukan klaim, terutama untuk asuransi jiwa, biasanya ahli waris diminta menyertakan polis tersebut.

Bentuk polis asuransi dari berbagai perusahaan berbeda-beda. Ada yang hanya berbentuk secarik kertas dengan huruf kecil-kecil, ada pula yang berbentuk buku tebal.

Nah, selama penyimpanan polis asuransi terkadang ada saja kejadian yang tidak diinginkan dan membuat polis rusak,bahkan hilang. Banjir misalnya, dapat membuat polis rusak terkena air. Atau ketika terjadi kebakaran di rumah. Tidak tertutup kemungkinan polis itu turut terbakar. Bisa jadi, polis hilang ketika dibawa ke suatu tempat dan tercecer.

Kalau terjadi hal seperti itu, apa yang harus dilakukan? Nasabah dapat segera mengajukan permohonan pengantian polis kepada perusahaan asuransi.

Langkah pertama adalah meminta surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Selanjutnya, mengajukan permohonan pengantian polis baru di perusahaan asuransi. Agen asuransi yang baik biasanya akan membantu para nasabah yang mengalami kesulitan seperti ini. Proses penerbitan polis duplikat juga tidak memerlukan waktu terlalu lama, hanya sekitar dua atau tiga pekan.

Jadi, jangan cemas ketika polis rusak.


11.37 | 0 komentar | Read More

Hargianto Bertekad Ingin Tetap di Timnas U-19

BANGKAPOS.COM - Gelandang pengumpan jitu Timnas U-19 Muhammad Hargianto, bertekad menjaga satu tempat di tim inti menuju putaran final Piala Asia di Myanmar tahun depan.

Ia tidak ingin terdepak dari tim yang dinakhodai Indra Sjafri. Pemain pun bersaing untuk bertahan di tim inti.

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri bakal menerapkan sistem promosi dan degradasi selama proses pematangan tim. Ke-23 pemain yang membawa Indonesia lolos ke putaran final tidak mendapat garansi akan bertahan di tim. Indra tetap melirik pemain daerah yang melewati standar prestasi.

Pemain Timnas U-19 pun menyatakan tidak ingin terdepak dari tim.

"Ya saya akan berusaha terus bekerja keras. Tetap semangat," kata Hargianto, Sabtu (19/10/2013).

Hagi, panggilan Hargianto, sedang menikmati masa berlibur. Hari ini (kemarin-Red), ia berkunjung ke rumah saudara di Sukabumi, Jawa Barat. Berdasarkan statistik menit bermain sejak Piala AFF U-19 di Sidoarjo, Jawa Timur, September lalu, Hagi masuk 10 besar pemain yang paling sering tampil.

Ia bahu membahu bersama kapten Evan Dimas Darmono dan Zulfiandi. Hagi menceploskan dua gol.

Sementara itu, bek sayap kanan Putu Gede Juni Antara juga mengungkapkan keinginan yang sama. Ia tidak ingin digeser pemain 'baru'.

"Saya akan berusaha keras. Persaingan ke depan akan semakin ketat. Tetapi saya percaya jika pelatih akan memilih pemain berdasarkan performa mereka. Jadi saya harus terus memperbaiki penampilan baik sewaktu latihan atau bertanding," tutur pemain asal Bali ini

Putu pemain serba bisa. Ia kerap difungsikan sebagai bek tengah atau gelandang bertahan. Saat ini, tim sedang diliburkan. Tim kembali berkumpul setelah staf pelatih merancang program setahun ke depan.

Staf pelatih dijadwalkan bertemu PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) untuk mendiskusikan hal tersebur, 28 Oktober mendatang.


11.37 | 0 komentar | Read More

Jelang Pemilu 2014, Paranormal Ikut "Bertempur"

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Menjadi wakil rakyat ternyata jadi impian. Lihat saja setahun jelang pesta demokrasi lima tahunan, Pemilu 2014, berbagai poster dan iklan para calon anggota legislatif, baik di tingkat pusat mau pun daerah telah memenuhi ruang publik. Bahkan, menjadi sampah visual. Persaingannya pun ketat. Bagi mereka yang tak siap bersaing sehat, sejumlah cara pun ditempuh demi meloloskan mimpi menjadi penghuni parlemen. Salah satunya: mendatangi paranormal! Tak percaya? Ini nyata.

Menjelang pemilu, "bisnis" paranormal pun semakin menggeliat. Pemicunya ya itu tadi, tak sedikit caleg memercayai kekuatan gaib bisa melanggengkan jalannya.

Salah satu paranormal yang memiliki daftar klien premium adalah Ki Joko Bodo. Ia mengaku, sudah menjadi tradisi ketika menjelang pemilu, para caleg hingga calon presiden mendatanginya. Tujuan apalagi kalau bukan mencari jalan pintas mencari kemenangan.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Paranormal Ki Joko Bodo berpose saat menghadiri ajang penghargaan 'SCTV Music Awards 2011' di Pekan Raya Jakarta Hall D, Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (29/4/2011).

Ki Joko Bodo membuka praktik di rumahnya yang berornamen "unik" di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Berderet mobil-mobil mewah kerap silih berganti terlihat mendatangi rumah ini.

"Dari pemilu-pemilu sebelumnya, sudah biasa caleg itu datang ke saya. Minta menang pasti lah. Nanti kalau capres juga biasanya ada yang datang. Sekarang juga sudah mulai pada datang," ujar Ki Joko Bodo, beberapa waktu lalu, kepada Kompas.com.

Tak hanya pertempuran antarcaleg, menurut Ki Joko Bodo, paranormal yang bertugas "menggolkan" kliennya. Bahkan, terkadang ia harus berebut klien dengan paranormal lain. Untuk itu, dia mengaku menyiapkan fasilitas khusus kepada sang klien agar tidak berpindah ke paranormal lain. Sayangnya, Ki Joko tak mau mengungkap apa fasilitas khusus yang disebutnya tadi.

Paranormal yang juga politisi Partai Gerindra Permadi mengungkapkan, penggunaan jasa "orang pintar" yang dapat menggunakan "ilmunya" kerap terjadi menjelang pelaksanaan pemilu. Biasanya, penggunaan ilmu itu, termasuk santet, digunakan untuk menjatuhkan lawan-lawan politik.

"Banyak kalau sudah mau pemilu sekarang ini. Orang-orang pada datang ke dukun untuk dibantu biar bisa menang pemilu," katanya.

Dukun politik

Tak hanya Ki Joko Bodo, paranormal juga menyebut dirinya dengan berbagai "label". Ada yang disebut dukun politik, ada pula guru spiritual politik. Mereka pun menggunakan berbagai macam media untuk mempromosikan diri seperti melalui situs internet. Seorang dukun yang menamai dirinya Ki Bagus Santang, misalnya, mempromosikan usahanya melalui sebuah situs.

Di halaman mukanya, terdapat sekilas profil paranormal itu yang disebut kerap diminta politisi hingga pejabat untuk melakukan ilmu pelet. Di bagian menu, terdapat pilihan untuk dukun politik. Ki Bagus Santang mengaku memberikan layanan khusus untuk para ketua partai, para kader partai yang ingin sukses melalui jalur dukungan spiritual.

"Begitu pula dengan para politisi dan anggota DPR yang ingin mendapatkan support spiritual, Ki Bagus santang selalu siap membantu berbagai masalah Anda, kerahasiaan privasi kliennya sangat Terjamin. Pemilu, Pilpres, Pilkada Sukses bersama Ki Bagus Santang," tulis situs itu.

Lain lagi dengan Ust. DR. H. Desembriar Rosyady, S.Ag, SE, SH, MM, MBA. Pria dengan sederet gelar itu enggan disebut "dukun politik". Ia lebih suka menamai dirinya sebagai "guru spiritual politik". Rosyady merupakan pendatang baru. Dia baru membuka jasa bantuan bagi para caleg hingga capres pada tahun ini. Sebelumnya, Rosyady mengaku lebih aktif ceramah dan mengajar mengaji untuk para pejabat.

Untuk mempromosikan dirinya, Rosyady memilih cara dengan menyebarkan brosur. Di dalam brosur itu terdapat sebuah tulisan besar "Anda Ingin jadi Anggota DPD, DPRD – RI, Seluruh Indonesia atau Walikota maupun Gubernur? Bahkan Presiden? Insyallah 100 persen pasti jadi". Brosur itu juga memuat tarif fantastis untuk jasa yang diberikannya.

Tak percaya

Meski bisnis paranormal ini menjamur, tidak semua caleg percaya akan praktik ini. Caleg yang juga Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku tak percaya dengan paranornal. Menurutnya, caleg yang menggunakan jasa paranormal hanyalah caleg pemalas.

"Menurut saya, yang percaya dukun-dukunan adalah caleg malas dan tidak percaya diri. Mereka malas turun ke desa-desa," kata Bambang.


11.37 | 0 komentar | Read More

Badut Tembak Anak Mantan Penguasa Narkoba Hingga Tewas

BANGKAPOS.COM, MEXICO CITY - Rafael Arellano Felix (63), ditembak mati Jumat (18/10/2013), dalam sebuah acara keluarga di Cabo San Lucas, sebuah kawasan wisata di semenanjung Baja California. Demikian aparat keamanan menjelaskan, Sabtu (19/10/2013).

"Dia ditembak dua kali, satu di dada , satu di kepala," kata jaksa Isai Arias.

"Jasadnya diidentifikasi keluarga. Pemerintah kini mencari pembunuh yang menyamar sebagai badut itu.

Keluarga Arellano Felix pernah mendominasi penyelundupan narkoba antara Meksiko dan California. Keluarga Felix dikenal sangat brutal dalam menjalankan bisnis kartel Tijuana. Keluarga Arellano Felixlah yang menjadi inspirasi film karya Steven Soderbergh, "Traffic"

Sebagian besar anak-anak keluarga ini kini masih di dalam penjara atau sudah tewas terbunuh. Kondisi ini membuat bisnis keluarga ini semakin lemah, sementara kelompok lain makin kuat.

Francisco Rafael Arellano Felix (63) ditangkap pada 1980 di San Diego, California karena menjual obat-obatan terlarang. Dia bisa kembali ke Meksiko dengan jaminan.

Pada 1993 dia ditahan di Meksiko dengan tuduhan penjualan narkoba dan ditahan. Dia lalu diekstradisi ke AS pada 2006 dan dipenjara enam tahun penjara setelah mengaku menjual obat-obatan untuk seorang agen yang menyamar.

Francisco dibebaskan pada 2008. Dia mendapat pengurangan masa hukuman karena dianggap berkelakuan baik dalam penjara.

Saudaranya, Ramon, tewas dalam baku tembak dengan polisi pada 2002. Tiga saudara laki-lakinya dipenjara di AS, termasuk Euduardo.


11.37 | 0 komentar | Read More

KPI: Media Jangan Menayangkan Wajah Anak dari Tersangka

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Danang Sangga Buwana mengimbau agar media tak menayangkan gambar anak yang ayahnya sedang menjalani proses hukum tindak pidana korupsi.

Terutama anak yang masih berusia di bawah 18 tahun. Sebab menurut Danang, hal itu sudah diatur dalam Pedoman Prilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran.

"Cukup ayahnya saja. Bahkan, istrinya juga tidak perlu ditayangkan media," kata Danang di Jakarta Minggu (20/10/2013).

Lebih jauh, Danang menilai, tayangan itu akan memberikan dampak luar biasa terhadap anak dan istri tersangka. Contohnya, anak tersangka bisa saja menjadi cibiran teman-temannya.

Stigma anak koruptor bisa terbentuk. Karenanya, kata Danang, jika anak itu masih di bawah 18 tahun maka tidak boleh ditayangkan di media ketika ayahnya menjadi tersangka dugaan korupsi.

Apalagi, ujarnya, anak itu nanti bisa saja menjadi saksi atau korban dalam kasus tersebut. "Itu harus dilindungi," tegas Danang.


11.37 | 0 komentar | Read More

Biola "Titanic" Dilelang Rp 5,4 Miliar

BANGKAPOS.COM  LONDON –  Biola yang pernah dimainkan untuk menenangkan penumpang kapal Titanic sesaat sebelum kapal itu tenggelam dilelang di kota Wiltshire, Inggris hari Sabtu (19/10/2013).

Dalam sebuah laporan mengatakan, saat itu biola dimainkan oleh pimpinan band di kapal tersebut, Wallace Hartley yang diketahui juga ikut tewas menjadi korban tenggelamnya Titanic bersama 1517 orang di kapal itu.

Harga awal biola tersebut mencapai £3000.000 atau sekitar Rp 5,4 miliar. Benda lain yang juga ikut dilelang beserta biola itu adalah sejumlah lembaran catatan musik dan tas untuk menyimpan biola milik Hartley.

Instrumen itu  ditemukan didekat tubuh Wallace Hartley setelah ia tenggelam bersama dengan 1.517 orang lain dalam  peristiwa  yang terjadi pada tahun 1912 , dijual di Titanic spesialis lelang Henry Aldridge and Son di Devizes, Inggris barat daya .

"Kami benar-benar gembira," kata Christine Aldridge, juru bicara rumah lelang, kepada AFP.

"Biola itu berhasil dibeli seorang kolektor Inggris yang penawarannya dilakukan melalui telepon. Seluruh proses penjualan hanya mengambil waktu sekitar 10 menit,".


11.37 | 0 komentar | Read More

Ini Lokasi Rawan Penyelundupan Timah di Belitung

Written By Unknown on Sabtu, 19 Oktober 2013 | 11.37

Laporan wartawan Pos Belitung, Al Adhi Setyanto

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pengawasan terhadap pelabuhan-pelabuhan yang disinyalir sebagai lokasi penyelundupan tak hanya dilakukan polisi, namun juga dilakukan TNI AL. Pos TNI AL Mendanau Tanjungpandan juga melakukan patroli rutin di wilayah tugasnya untuk mencegah adanya penyelundupan timah.

Danpos TNI AL Mendanau Tanjungpandan Letda Laut (P) Agus Arief Wibowo mengatakan, patroli dilakukan dengan menyisir jalan-jalan tikus menuju pelabuhan. Pihaknya juga telah melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang dicurigai sebagai tempat penyelundupan.

"Untuk Pos TNI AL Tanjungpandan sekarang melaksanakan patroli rutin di wilayah tugas Pos TNI AL. Kita mulai patroli rutin pagi maupun malam, kalau ada indikasi yang mencurigakan dari laporan rekan-rekan yang ada di wilayah tersebut," ujar Agus Arief kepada bangkapos.com (Pos Belitung), Jumat (18/10/2013).

Beberapa lokasi yang dipetakan sebagai lokasi rawan penyelundupan timah diantaranya mulai Tanjung Binga hingga daerah Sungai Pandang, Sijuk. Selain itu daerah yang dicurigai di daerah selatan Tanjungpandan mulai daerah Teluk Dalam, Juru Seberang ke arah selatan.

"Karena di daerah tersebut ada indikasi penyelundupan timah disaat momen tertentu," jelasnya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Terduga Teroris Ini Ternyata Pernah Jadi PNS

BANGKAPOS.COM, BONE - Suardi (51) alias pak guru semakin menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, setelah Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror menyergap rumahnya. Siapakah sosok sebenarnya Suardi dan apakah memang dia terlibat terorisme?

Dari penelusuran yang dilakukan Kompas.com Sabtu, (19/10/2013) hingga ke pelosok Desa Bila, Kecamatan Amali, diperoleh informasi bahwa Suardi merupakan alumni Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Watampone.

Dia merampungkan studinya pada tahun 2003 dan mulai menjadi tenaga guru honer di Sekolah Dasar (SD) Inpress 6/80 Ulawengriaja, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Bahkan, Suardi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak tahun 2007.

Suardi yang diketahui mengajar kelas murid kelas VI ini akhirnya memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya dengan alasan enggan memakan uang haram.

"Alasannya satu, kalau saya terlambat datang mengajar biar satu menit maka potong gaji saya karena kalau tidak maka gaji yang saya makan itu haram karena saya tidak penuhi seluruh kewajiban saya," tutur Abdul Salam, Kepala Sekolah SD Inpress 6/80 Ulawengriaja menirukan ucapan Suardi.

Setelah beberapa kali mengajukan pengunduran diri, Suardi akhirnya secara resmi berhenti sejak tahun 2011. Meski Surat Keputusan (SK) pengunduran dirinya belum dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat namun sejak saat itu Suardi tidak pernah lagi datang menerima gajinya.

Sejak berhenti menjadi guru. Suardi kemudian bekerja sebagai petani, mengelolah kebun warisan orangtuanya. Semantara isterinya bekerja sebagai penjahit pakaian. Selain itu pak guru juga aktif mengajar anak anak baca tulis Alquran di kediamannya pada sore hari.

Terkait keterlibatannya dengan aksi terorisme, warga setempat tak ada yang tahu, bahkan kaget setelah mendengar kabar bahwa Suardi telah tewas ditembak tim Densus 88. Pasalnya, kesehariannya pak guru dikenal orang baik dan sangat jujur baik saat mengobrol maupun tingkah lakunya.

"Orangnya sangat baik dan jujur dan memang ada kelompok kajiannya kayak majelis taklim yang biasa melakukan pengajian setiap malam jumat. Makanya kami heran kenapa almarhum ditembak kalau alasannya sering ikut pengajian. Itu kan hal yang biasa. Di sini banyak kelompok majelis taklim," ujar Agustang salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Suardi alias pak guru tewas ditembak oleh tim Densus 88 pada Kamis, 17 Oktober sekira pukul 15:00 wita. Saat itui Suardi diketahui baru saja pulang dari berkebun bersama anaknya AI (17) serta seorang rekannya J alias U yang ditangkap oleh Densus 88 menggunakan minibus Avansa bernomor polisi DW 567.

Sementara isteri Suardi meminta agar anaknya AI (17) segera dikembalikan lantaran tidak terlibat dengan aktifitas ayahnya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Dreamland Property Gelar Lomba Mewarnai

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jehan (4) siswi TK Bhayangkari Sungailiat, Sabtu (19/10/2013) tampak serius saat mewarnai gambar rumah dalam lomba mewarnai, yang diselenggarakan Pengembang Dreamsland Property di Perumahan Puncak Permai Residence.

Dengan cekatan dia menggoreskan berbagai warna, bahkan Jehan menopang kepalanya dengan tangan ketika memberikan warna biru pada langit.

Lomba ini diikuti puluhan siswa taman kanak-kanak se Sungailiat ini berhadiah tropy, sertifikat penghargaan dan hadiah menarik lainnya.

Selain itu juga digelar lomba fotografi yang diikuti siswa SLTA dan komunitas fotografi.

Lomba yang dipandu Kidh Cassanova dan Nitta sebagai MC  ini semakin meriah ketika digelar lomba joget Bang Jali dan Caisar.

Sebelum dibukanya pameran produk Dreamland Property yang bertema My Home is My Dreamland ini diadakan jalan sehat yang diikuti masyarakat dan warga disekitar Perumahan Puncak Permai Regency mengelilingi kawasan Srimenanti Sungailiat.

Bagi peserta jalan sehat dan pengunjung pameran produk Dreamland Property ini bisa mendapat berbagai doorprize menarik diantaranya voucher menginap di Tanjung Pesona Beach Resort, televisi mesin cui dan hadiah lainnya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Polisi Penggil Satu Saksi Terkait Hellyana

Laporan wartawan Pos Belitung, Al Adhi Setyanto

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Polisi terus mendalami laporan anggota DPRD Kabupaten Belitung, Hellyana yang merasa mendapatkan perlakuan tak menyenangkan, Selasa (8/10/2013) dini hari lalu saat mobil yang ditumpanginya diberhentikan sekelompok orang di Desa Tanjung Binga, Sijuk. Pihak Polres Belitung telah memanggil salah satu terlapor guna dimintai keterangan sebagai saksi, Jumat (18/10/2013).

Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Jimmy Kurniawan seizin Kapolres Belitung AKBP Bobby P Marpaung menyebutkan, anggota Komisi I DPRD tersebut melaporkan tiga orang yang dianggapnya telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan. Namun dari ketiga orang tersebut, baru satu orang yang telah dimintai keterangan sebagai saksi.

"Satu orang sudah kita panggil untuk kita mintai keterangan sebagai saksi, satu saksi lainnya rekan pelapor juga sudah kita mintai keterangan," ungkap Jimmy kepada bangkapos.com (Pos Belitung), Jumat (18/10/2013).

Jimmy Kurniawan mengatakan, Hellyana melaporkan ketiga orang tersebut karena diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap dirinya. Diantaranya menyuruh Hellyana membuka jilbabnya dan menggeledah tas miliknya. Polisi akan memanggil dua orang terlapor lainnya untuk dimintai keterangan.

"Karena terlapor ini menyuruh buka jilbab. Kita akan panggil dua orang lainnya untuk kita mintai keterangan," ujarnya.


11.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger