Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Oknum Polisi Diduga Todong Senjata ke Leher Pria Ini

Written By Unknown on Minggu, 16 Desember 2012 | 11.37

Bangkapos.com - Minggu, 16 Desember 2012 11:02 WIB

Laporan wartawan Tribun Manado Lucky Kawengian

BANGKAPOS.COM, TONDANO -

Kejadian penembakan oleh oknum polisi yang tidak dikenal terjadi di Desa Walewangko, Kecamatan Langowan Barat, Kamis (13/12/2012), sekita pukul 23.30 Wita.

Kapolsek Langowan, AKP Dermanto Nasirun saat diwawancarai Tribun Manado, Jumat (14/12/2012) menjelaskan, kejadian tersebut bemula saat seorang anggota polisi yang tidak dikenal bersama rekannya bergabung dengan kelompok warga yang sedang berkumpul. Di tempat tersebut mereka mengonsumsi minuman keras.

Karena pengaruh alkohol, terjadi kericuhan antara polisi dan rekannya dengan kelompok warga tersebut. Dalam kondisi yang mabuk, anggota polisi tersebut mengeluarkan pistol dan menembak kearah atas. Setelah membuang tembakan, anggota polisi itu dan rekannya berlari meninggalkan rombongan tersebut.

"Sampai saat ini kami masih menyelidiki siapa oknum polisi tersebut. Kami memang telah menangkap rekan pelaku, namun bukti dan keterangan saksi menunjukkan kalau pria ini tidak sendirian. Kami juga belum menemukan pistol yang digunakan saat itu," ujarnya.

Dermanto menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan pada beberapa saksi, pihaknya mendapat informasi kalau oknum polisi tersebut adalah anggota dari Polres Minahasa Utara. Namun setelah diperiksa ternyata tidak ada oknum polisi yang sesuai nama yang dilaporkan. Polsek Langowan telah melaporkan kejadian ini ke Polda Sulut.

"Rekan anggota polisi yang telah kami amankan tidak kami tahan karena tidak ada bukti yang mengarah padanya. Kami memang mengamankan 12 butir peluru untuk pistol jenis revolver dari tas yang menurut pengakuan saksi adalah milik anggota polisi tersebut," ujarnya.

Berbeda dengan keterangan polisi, Tommy Tiwa sebagai pemilik rumah tempat kejadian perkara, hanya ada satu orang yang bergabung dengan mereka saat itu. Dirinya mengakui sempat terjadi cekcok antara warga dengan orang tersebut.

"Saat mulai ribut, saya mencoba mendekati dia untuk pinjam korek api. Tapi dia mengeluarkan pistol dan langsung menodongkan di leher saya. Beruntung dia tidak menembak," ujarnya.

Saat pistol dikeluarkan, kerumunan sekitar 20 pemuda di lokasi tersebut tidak melarikan diri namun memukul pelaku. Dalam kondisi terjepit, pelaku sempat meloloskan diri dan berlari pada rumah warga yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP. Ditempat tersebut tersangka membuang tembakan kearah pemilik rumah tersebut. Beruntung tembakan itu tidak mengenai sasaran. Selanjutnya pelaku kembali melarikan diri dan bersembunyi.

Sekitar pukul 05.00 Wita, warga terus mencari pelaku dan berhasil menangkapnya saat sedang bersembunyi di bawah kasur di rumah seorang warga di Desa Paselaten, sekitar 800 meter dari TKP.


11.37 | 0 komentar | Read More

Korban Penembakan di Connecticut Diidentifikasi

Bangkapos.com - Minggu, 16 Desember 2012 11:07 WIB

BANGKAPOS.COM - Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah keduapuluh anak-anak yang tewas dalam peristiwa penembakan di Connecticut berusia antara enam hingga tujuh tahun.

Kepala Petugas Kesehatan Connecticut H Wayne Carver mengatakan pelaku penembakan mengunakan senapan sebagai senjata utama dalam melakukan aksinya dan dia melakukan aksi penembakan terhadap korban dari jarak dekat.

Dia juga menjelaskan bahwa semua korban tewas setelah ditembak lebih dari satu kali oleh pelaku kejahatan tersebut.

Pelaku penembakan yang menurut laporan sejumlah media bernama Adam Lanza, sempat menembak ibunya hingga tewas untuk kemudian pergi ke lokasi kejadian di Sekolah Sandy Hook di Newtown.

Dalam peristiwa itu Adam Lanza juga menembak hingga tewas empat orang dewasa yang semuanya berjenis kelamin perempuan sebelum dia akhirnya bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri.

Kepala Sekolah Sandy Hook, Dawan Hochsprung merupakan nama korban yang ikut tewas dalam peristiwa itu bersama dengan Rachel DaVino, Anne Marie Murphy, Lauren Russo, Mary Sherlach dan Victoria Soto.

Sementara Noah Pozner berdasarkan keterangan petugas merupakan salah satu korban termuda dalam peristiwa tersebut, dia baru saja merayakan ulang tahunnya yang keenam akhir bulan lalu.

Kebanyakan anak-anak yang tewas dalam peristiwa itu adalah perempuan yang berusia enam tahun.

Kunjungan Obama

Letnan Paul Vance dari Kepolisian Negara Bagian Connecticut mengatakan pelaku penembakan sebelumnya berupaya masuk secara paksa ke sekolah tersebut dan bukan dipersilakaan masuk oleh pihak sekolah.

Dia juga mengatakan saat ini para penyelidik tengah mengumpulkan bukti untuk mencari motif pelaku dalam melakukan aksinya tersebut.

Peristiwa ini juga telah mendapat perhatian dari Presiden Barack Obama yang akan mengunjungi Newtown pada hari Minggu (16/12) waktu setempat untuk berbicara dengan keluarga.

Obama dalam pidato yang disamapaikannya sesaat setelah peristiwa itu tejadi mengatakan dia mendesak perlunya langkah penting dalam mengatasai kejahatan bersenjata di AS.

"Sebagai sebuah negara kita telah mengalami hal seperti ini berulang kali," katanya di Gedung Putih.

Laporan menyebutkan tersangka pelaku menggunakan senjata milik ibunya yang dibeli secara resmi.

Dia juga disebutkan membawa dua senjata saat melakukan aksi tersebut.

Ayah tersangka pelaku kejahatan itu, Peter Lanza mengatakan keluarganya saat ini tengah berupaya 'memahami apa yang sebenarnya terjadi.'

"Keluarga kami saat ini berduka bersama mereka keluarga korban yang menderita akibat tragedi yang sangat besar ini," kata Peter dalam pernyataannya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Bunga Bangkai Raksasa Ini Akhirnya Mekar Sempurna

Bangkapos.com - Minggu, 16 Desember 2012 11:13 WIB

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) yang muncul di lingkungan Taman Hutan Raya Djuanda, Bandung, Jawa Barat, sudah mekar sempurna pada hari Sabtu (15/12/2012) kemarin. Peristiwa itu terjadi bertepatan di akhir pekan, sehingga menarik perhatian pengunjung Tahura, yang biasanya ramai pada hari Sabtu dan Minggu.

Menurut Kepala Seksi Konservasi Balai Pengelolaan Tahura Djuanda, Tata Kalsa, proses mekarnya bunga bangkai itu dimulai sehari sebelumnya, Jumat lalu pukul 11.00, dan benar-benar mekar sempurna pada petang harinya, pukul 18.00.

Tinggi tongkol mahkota bunga yang berwarna kuning muda itu 193 sentimeter (cm), dan diameter mahkotanya 86,6 cm.

Tanaman ini diambil dari Bengkulu tahun 2006 dari Cagar Alam Taba Penanjung, dan kemudian ditanam di Tahura Djuanda sebanyak empat umbi pada Januari 2007.

Dari empat umbi itu, yang sudah berbunga baru tiga umbi. Proses berbunga sebelumnya terjadi pada tahun 2010 (tanaman yang berbeda). Lama mekar biasanya hanya empat hari, setelah itu bunga akan layu.

Proses berbunga lagi diperkirakan empat atau lima tahun lagi. "Jadi ini memang peristiwa langka, sebab tanaman ini akan berbunga lagi sekitar tahun 2017," kata Tata.

Rencananya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan hari ini akan meninjau Tahura Djuanda untuk menyaksikan bunga bangkai raksasa tersebut.

"Senang sekali saya. Kebetulan hari ini ke sini, dan bunga bangkai ini pas mekar. Sebelumnya saya belum pernah melihat yang seperti ini," ungkap Gita Anisa, siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) At-Tauhid Kota Bandung.

Sejumlah pengunjung yang kebanyakan dari kalangan pelajar banyak yang penasaran, kemudian mereka dengan kamera saling mengambil gambar di dekat bunga tersebut.

Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Jabar Toyibat yang kemarin mengunjungi lokasi itu berharap, momentum ini bisa membuat Tahura makin dikenal masyarakat. Bukan saja sebagai tempat konservasi alam, melainkan juga sebagai obyek wisata alam yang menarik, teduh, dan hijau.


11.37 | 0 komentar | Read More

"Serangan Fajar" Ini Masih Terjadi di Bekasi

Bangkapos.com - Minggu, 16 Desember 2012 11:16 WIB

BANGKAPOS.COM, BEKASI - Serangan fajar ternyata juga mewarnai Pilkada Bekasi 2012 yang dilaksanakan hari ini, Minggu (16/12/2012), untuk menentukan siapa orang nomor satu yang akan memimpin Bekasi hingga lima tahun ke depan.

Informasi yang dihimpun, serangan fajar salah satunya dengan penyebaran tabloid "Kabar4" milik pasangan calon Pepen dan Ahmad Syaikhu yang disebar di perumahan Pondok Pekayon Indah dini hari tadi.

Jane (20) seorang warga yang rumahnya diberi tabloid tersebut mengaku tidak tahu-menahu siapa yang menyebar tabloid itu. Pasalnya pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB, tabloid sudah ada di depan rumahnya.

"Sepertinya ada orang yang menyebar tabloid ini dini hari tadi. Yah bisa dibilang serangan fajar. Beberapa rumah di sini juga mendapat tabloid ini," ungkap Jane saat ditemui di rumahnya.

Menurut Jane dengan adanya tabloid tersebut merupakan bentuk serangan fajar yang secara tidak langsung menyuruh warga untuk memilik pasangan Pepen dan Ahmad Syaikhu.

Mengintip isi tabloid "Kabar4" tersebut tabloid ini berisi 16 halaman, dan di depan tabloid terteran "tabloid berita mingguan edisi 6-XII/2012" dan dibandrol seharga Rp 10.000.

Tabloid tersebut berisi program-program dan visi misi yang diusung Pepen dan Ahmad Syaiku yang mendaulat diri sebagai pasangan "PAS". Kemudian apa pula rubrik Potret berisi foto-foto selama kampanye.

Bentuk lain kecurangan dalam Pilkada Bekasi 2012 lainnya yakni politik uang di pagi hari dan malam hari di mana oknum tertentu mendatangi rumah warga dengan dalih mengobrol, memberikan kartu undangan pemilih sembari memberikan uang, dan meminta warga memilih pasangan tertentu.

Seorang warga Bojong Menteng, Bekasi mengaku keluarganya diberi uang Rp 40.000 ribu oleh oknum ketua RT dan diminta untuk menyoblos pasangan calon no 3, Dadang Mulyadi- Lucky Hakim (DALU) yang diusung oleh PAN, PPP, dan Gerindra.

"Tadi malam ketua RT datang ke rumah bagiin kartu undangan buat nyoblos. Di rumah saya ada tiga orang, saya, suami, dan anak saya. Saya tidak dapat undangan, jadi yang dapat hanya suami dan anak. Masing-masing anak dan suami saya dapat Rp 20.000, dan disuruh nyoblos no 3," terangnya.

Belum ada keterangan dari masing-masing pasangan calon terkait adanya serangan fajar ini apakah sengaja dilakukan oleh tim sukses atau perbuatan oknum.


11.37 | 0 komentar | Read More

Polisi Cilik Ini Pamerkan Ketrampilannya di Bundaran HI

Bangkapos.com - Minggu, 16 Desember 2012 11:18 WIB

KOMPAS/AGNES RITA SULISTYAWATY

Sejumlah polisi cilik dari siswa-siswi SD di Kota Tangerang, Minggu (16/12/2012), memamerkan kebolehannya baris-berbaris dan beratraksi, di depan pos polisi Bundaran Hotel Indonesia.

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sejumlah polisi cilik mengampanyekan kebolehan mereka dalam baris-berbaris dan beratraksi, Minggu (16/12/2012) di depan pos polisi Bundaran Hotel Indonesia.

Polisi cilik ini merupakan siswa SD Kota Tangerang. Mereka mengenakan seragam polisi dan membentuk berbagai formasi sekaligus meneriakkan yel-yel.

Atraksi ini menarik perhatian para pengguna jalan di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di Sudirman-Thamrin. Mereka menghentikan perjalanan dan menyaksikan kebolehan siswa-siswi ini.


11.37 | 0 komentar | Read More

Stok Sembako Aman di Awal Tahun 2013

Bangkapos.com - Minggu, 16 Desember 2012 11:27 WIB

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA --

Persediaan kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Bangka, pada awal tahun 2013 diperkirakan masih aman.
Tidak hanya itu, barang lainnya seperti gas elpiji 3 kg yang saat ini gencar disosialisasikan oleh PT Pertamina juga masih aman.

"Stok aman, distributor di Pangkalpinang besar sudah menyiapkan stok awal tahun 2013 ini," jelas Kabid Informasi dan Promosi Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka Sukwanto, kepada bangkapos.com di Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka, Jumat (14/12/2012).

Jika terdapat kenaikan harga barang pada awal Januari nanti, Sukwanto mengatakan, p resentase kenaikanny kecil.

"Biasalah setiap pergantian tahun pasti ada gejolak tapi presentasenya kecil, yang penting stoknya cukup," ungkapnya.

Ia mengatakan, jika stok barang tersedia maka harga tidak akan naik. Terjadinya kenaikan harga barang itu jika persediaan barang di pasaran kurang.

"Kadang-kadang pedagang menaikan sendiri harga ini," ucapnya.

Disinggung mengenai adanya penimbunan barang menjelang pergantian tahun ini, Sukwanto mengatakan, Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka setiap bulan selalu mengadakan sidak.

"Alhamdulillah selama ini belum menemukan ada yang nakal menimbun barang. Yang jelas masyarakat memerlukan barang saat ini tersedia. Harga stabil lah, kalaupun ada lonjakan harga itu juga hanya sedikit dan itu setiap tahun biasalah," ujarnya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Garuda Belum Siapkan Penerbangan Tambahan

Written By Unknown on Sabtu, 15 Desember 2012 | 11.37

Bangkapos.com - Sabtu, 15 Desember 2012 10:46 WIB

Laporan wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sales & Marketing Manager Garuda Indonesia Branch Office Pangkalpinang  Rinaldi menjelaskan Garuda merupakan airline yang mengutamakan ketepatan waktu (on time performance) dalam penerbangan.

"Ini salah satu target Garuda dengan tidak melupakan akan keselamatan dan pelayanan pelanggan," jelas Rinaldi kepada Bangkapos.com, Sabtu (15/12/2012).

Rinaldi menambahkan untuk peak season Natal dan Tahun Baru sekarang ini belum ada rencana untuk adanya penerbangan tambahan ke Pangkalpinang.

"Garuda Indonesia masih memaksimalkan dengan pesawat yang ada sekarang ini," kata Rinaldi.


11.37 | 0 komentar | Read More

Tinggalkan Politik Angie Pilih Kegiatan Sosial

Bangkapos.com - Sabtu, 15 Desember 2012 11:22 WIB

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Setelah tak lagi mau balik ke kancah politik, Angelina Sondakh yang didakwa suap penggiringan anggaran di Kemenpora dan Kemendiknas ini sudah memilih karir selanjutnya yang fokus pada dunia sosial.

"Kegiatan sosial saya pasti mau. Karena saya melihat bagaimana kehidupan ibu-ibu di penjara yang terpisah dari anaknya," ujar Angelina usai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012) malam.

Menurut perempuan yang akrab disapa Angie, ibu-ibu yang dipenjara sebenarnya tidak bermaksud melakukan kejahatan, tapi harus terseret dan menjadi korban orang lain. Bahkan anaknya pun menjadi korban karena tak dapat kasih sayang.

"Saya paling ingin kembali ke asal mula saya. Saya biasa di sosial kemasyarakatan, saya biasa di kepemudaan, idealisme saya soal itu tidak pernah berubah," terang Putri Indonesia 2001 yang mengaku sudah keluar dari Partai Demokrat.

Ia membayangkan, ketika tak bisa berbuat banyak di dunia sosial, lalu mengambil jalur politik agar lebih mampu menyuarakan dan memasukkan idenya ke dalam kebijakan. Tapi itikad baik tak selalu baik bagi orang lain.

"Saya sudah sampai titik bahwa saya harus hadapi hari ini dan esok. Masa lalu adalah pembelajaran bagi saya, tapi tak perlu saya ingat dan tak perlu disesali terlalu dalam," tukasnya.


11.37 | 0 komentar | Read More

1.100 Penduduk Badau Belum Rekam e-KTP

Bangkapos.com - Sabtu, 15 Desember 2012 10:56 WIB

Laporan Wartawan Bangka Pos, Al Adhi S

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sekitar 1.100 dari 8.851 penduduk di Kecamatan Badau belum melakukan perekaman e-KTP hingga saat ini.

Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Belitung didampingi pihak kecamatan turun ke rumah penduduk yang tidak mampu melakukan perekaman di Kantor Camat.

Camat Badau Salman Alfarizi mengatakan, perekaman data untuk e-KTP ini menemui beberapa kendala yang ada di masyarakat. Seperti keterbatasan masyarakat untuk datang ke Kantor Camat dan melakukan perekaman data.

"Kami berapa kali ke lapangan, ke desa, memang sebagian besar sudah ada yang uzur, kuliah diluar tapi tercatat disini," ungkap Salman kepada Bangkapos.com, Jumat (14/12/2012) siang.


11.37 | 0 komentar | Read More

Penembakan Connecticut Tewaskan 20 Murid

Bangkapos.com - Sabtu, 15 Desember 2012 11:07 WIB

BANGKAPOS.COM, AMERIKA -- Dua puluh anak dan enam orang dewasa meninggal dunia dalam penembakan di sebuah sekolah dasar di negara bagian Connecticut, kata polisi.

Pelaku penembakan dinyatakan tewas namun identitasnya belum secara resmi diumumkan.

Tetapi pejabat berwenang mengatakan pada media AS bahwa pelaku adalah pemuda berusia 20 tahun yang merupakan anak kandung salah seorang guru di sekolah itu.

Tragedi ini adalah penembakan di sekolah yang terburuk di AS, dengan jumlah korban nyaris setara dengan peristiwa serupa di kampus Virginia Tech pada 2007.

Saat itu 32 orang meninggal dunia termasuk seorang warga negara Indonesia.

Laporan-laporan sebelumnya mengatakan bahwa pelaku adalah Ryan Lanza, 24, namun kemudian informasi itu dikoreksi dan pelaku adalah adiknya, Adam.

Adam membunuh ibunya sendiri, Nancy Lanza, sebelum mendatangi sekolah tempat Nancy mengajar.

Ryan Lanza menjalani interogasi polisi, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press dan New York Times tapi ia belum dinyatakan sebagai tersangka.

Polisi Letnan Paul Vance mengatakan 18 anak dinyatakan tewas di tempat dan dua lainnya meninggal di rumah sakit. Enam orang guru serta pelaku penembakan dinyatakan meninggal di lokasi.

Satu orang terluka dan polisi yang sedang menyelidiki TKP kedua di Newtown dimana satu korban tewas lain ditemukan, diketahui sebagai ibu pelaku.

POlisi juga dilaporkan menyelidiki sebuah lokasi di Hoboken, New Jersey, namun belum diketahui apakah hal itu terkait dengan penembakan.

Mengenakan baju hitam dan rompi anti peluru, pelaku diduga membawa sejumlah senjata, meski belum jelas apakah ia menggunakan lebih dari satu senjata.

Senjata itu meliputi dua pistol, sebuah Glock dan Sig Sauer, dan senapan kaliber 223.

Pembantaian itu terjadi di dua ruang kelas di satu sayap gedung sekolah, kata polisi.

Seorang orang tua murid, Stephen Delgiadice, yang anak perempuannya berada di sekolah Sandy Hook dan selamat, mengatakan penembakan itu mendatangkan trauma bagi kota kecil tersebut.

"Hal ini sangat menakutkan, terutama di Newtown, Connecticut, yang selalu kami anggap sebagai tempat teraman di Amerika," kata Delgiadice pada Associated Press.

Upacara mengenang para korban berlangsung di gereja Newtown. Warga berdatangan hingga ke halaman gereja saat Gubernur Connecticut Dannel Malloy berbicara pada masyarakat.

Ia menyebut serangan itu sebagai "tragedi yang tidak terperikan," dan mengatakan "anda tidak akan pernah bisa menyiapkan diri" untuk peristiwa seperti ini.

Di Washington, sekitar 200 orang menyalakan lilin untuk para korban di luar Gedung Putih.

Penembakan itu adalah serangan bersenjata terbesar ketiga di AS dalam 2012.

Bulan Juli lalu, seorang pria membunuh 12 orang saat pemutaran perdana film Batman di Aurora, Colorado. Pada bulan Agustus, enam orang tewas di kuil Sikh di Wisconsin.

Pekan ini dua orang meninggal dunia dalam penembakan di sebuah mal di Oregon.

Di Gedung Putih, Presiden Barack Obama dengan berairmata menyebut insiden-insiden itu sebagai "aksi tanpa makna...terlepas dari politik."

"Hati kita hancur hari ini, untuk para orang tua, kakek dan nenek, kakak dan adik dari anak-anak ini, dan untuk keluarga dari orang-orang dewasa yang meninggal dunia."

Obama menyatakan belasungkawa untuk keluarga para korban selamat, mengatakan, "kemurnian anak-anak mereka telah terenggut terlalu awal, dan tidak ada kata yang dapat meredakan derita mereka."

Ia menghapus air matanya saat mengatakan "duka cita luar biasa" untuk korban yang meninggal dunia.

Bendera AS di Capitol Hill diturunkan setengah tiang untuk mengenang para korban.


11.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger