Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Jamaah Haji Babel Mabit di Muzdalifah dan Siap Melontar Jumroh

Written By Unknown on Minggu, 05 Oktober 2014 | 11.37

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah mengikuti prosesi wukuf di Arafah Jumat (3/10/2014), jamaah haji asal Bangka Belitung, kemudian melaksanakan mabit (bermalam/menginap) di Muzdalifah.

Lebih kurang 6 jam berada di Muzdalifah kemudian mengambil batu untuk melontar jumroh.
Kemudian jamaah haji Babel kloter 8 Palembang, sampai di Mina dan menempati tenda perkemahan Mina.

"Untuk 454 jamaah mendaptkan tiga tenda besar yang dicukup-cukupkan untuk jamaah, sampai saat ini jamaah haji kloter 8 asal Babel belum mlontar jumroh, karena mendapatkan jadwal melontar dari pihak maktab, melontar baru bisa dilaksanakan pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS) hari ini," kata Pembimbing Jamaah Haji Bangka Belitung H Abdul Rohim dari Makkah, ketika menghubungi kepada bangkapos.com, Sabtu (4/9/2014).

Setelah melontar akan diteruskan tahalul awal ditandai dengan mengguntig rambut. Jamaah haji Babel secara umum siap mengikuti melontar jumroh.


11.37 | 0 komentar | Read More

Warga Muhammadiyah Sholat Ied di Halaman Masjid Baitul Ummah

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Umat Muslim warga Muhammadiyah di Sungailiat, Sabtu (4/10/2014) sudah merayakan Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijah 1435 Hijriah.

Sekitar pukul 07.00 WIB sudah melaksanakan Shalot Idul Adha di Masjid Baitul Ummah Sungailiat.

Sholat Ied, ini sengaja dilaksanakan di di halaman masjid karena masjid sedang direnovasi. Namun suasana sholat ied ini  tetap khusuk dan khidmat.

Pada kesempatan tersebu Ustadz Jaffar Saefudin bertindak sebagai  khotib dan sekaligus menjadi imam Sholat Ied Idul Adha ini.
Dalam ceramahnya ia mengingatkan masyarakat mengenai pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

"P elaksanaan Qurban ini adalah bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT," ungkap Jaffar.

Dia mengajak kepada umat Islam menyisihkan sebagian hartanya untuk berkorban, karena ada hak dari anak yatim dan fakir miskin di setiap rejeki yang diperoleh.

Sementara itu, Panitia Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1435 H Ustadz Muchsin mengatakan panitia telah menyebar kupon untuk pengambilan daging kurban sebanyak 1.000 lembar kupon.  Oleh karena itu bagi warga  yang telah mendapat kupon bisa mengambil jatah daging kurban di Masjid Baitul Ummah setelah Shalat Dzuhur.

Pada hari raya Idul Adha ini, warga Muhammadah mengurbankan  hewan kurban sapi sebanyak 12 ekor  dan kambing tiga ekor untuk disembelih.


11.37 | 0 komentar | Read More

Bolesa Sumbang Sapi Kurban Untuk Warga Semabung Lama

Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA --‎ PT Duta Lexindo, produsen air minum dalam kemasan merek Bolesa, Sabtu (4/10) menyerahkan satu ekor sapi kurban untuk warga Kelurahan Semabung Lama Pangkalpinang.

Sapi kurban tersebut diserahkan oleh wakil direktur PT Duta Lexindo Martin Adrian kepada Lurah Semabung Lama Ismail untuk dikurbankan pada hari Minggu (5/10) dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat Semabung Lama.

‎Bantuan sapi kurban kepada masyarakat Semabung Lama ini sendiri sudah merupakan agenda rutin tahunan perusahaan yang kebetulan pabriknya berada di Semabung Lama tersebut.

"Ini sudah merupakan agenda tahunan, kalau tidak salah sudah berlangsung 10 tahun belakangan.‎ Apa yang kita lakukan ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan perusahaan," ungkap wakil direktur PT Duta Lexindo Martin Adrianm

Ia berharap perusahaan mereka yang berada di Semabung lama kedepan terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat setempat.

‎"Bagaimana teknis pembagian daging kurban,  kita serahkan kepada pak lurah Semabung Lama.  Yang penting bagaimana masyarakat bisa menikmati dengan merata," ungkapnya.‎

Selain kurban, pihak Bolesa selama ini secara rutin memberikan sumbangan beras sebanyak  2 ton untuk masyarakat kurang mampu di Semabung Lama pada saat Idul Fitri.

‎Sementara Ismail Lurah Semabung Lama mengungkapkan pihaknya menyambut baik kepedulian pihak Bolesa terhadap masyarakat Semabung Lama.

"Kepedulian mereka bukan hanya sekali ini saja tetapi sudah berlangung bertahun-tahun. Banyak lagi sumbangsih perusahaan untuk masyarakat seperti kegiatan 17 an, dan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di kelurahan kita," jelasnya.

Menurut Ismail sapi kurban sumbangan dari Bolesa sengaja dipotong terpisah dari kurban di mesjid setempat agar ada pemerataan pembagian kepada masyarakat.

"Tapi semuanya dikoordinir mesjid Al Khosiun cuma pemotongan terpisah-pisah untuk pemerataan pembagian kepada masyarakat,"‎ jelas Ismail.

Caption: Wakil Direktur PT‎ Duta Lexindo Martin Adrian menyerahkan sapi kurban kepada Lurah Semabung Lama Ismail.‎ Sapi tersebut disumbangkan untuk masyarakat Semabung Lama.


11.37 | 0 komentar | Read More

Kurban Bentuk Ketakwaan yang Berdimensi Sosial

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemberian hewan kurban sapi salah satu upaya sosialisasi dari Kantor Wilayah Kemenag Babel kepada masyarakat. Berkenaan dengan internalisasi dalam pengajaran agama pada momen Idul Adha.

"Dalam potong kurban yang diterima Allah bukan daging sumbangnya. Namun bentuk ketakwaan yang berdimensi sosial," jelas Prof H Hattamarasyid Kepala Kanwil Kemenag Babel kepada Bangka Pos.com, Sabtu (4/10).

Dikatakan Hattamarasyid, masyarakat mulai memahami bahwa orang-orang disekitar diri mereka, adalah bagian dari tanggungjawab bersama.

"Nabi mengajarkan kita, bahwa orang yang berada di sekitar kita merupakan bagian dari tanggungjawab kita," kata Hattamarasyid.

Dijelaskan Hattamarasyid,bahwa ibadah kurban apa yang diwariskan oleh Keluarga Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

"Kita belajar bagaimana ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail," jelasnya.

Bahkan Kementerian Agama kata Hattamarastid punya misi peningkatan kualitas kehidupan dan kerukunan umat beragama. Khusus nya peningkatan kualitas pengamalan agama melalui ibadah kurban.


11.37 | 0 komentar | Read More

NU Babel Akan Bagikan Daging Sapi Kepada Masyarakat Sekitar

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- DPW Nahdlatul Ulama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung baru menerima satu ekor sapi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Babel.

"Untuk Idul Adha 1435 H, Alhamdulillah ada baru sati ekor sapi yang akan dipotong, Miinggu (5/10), besok," jelas Abdul Latif Somad Katib Syuriah NU Babel ditemui Bangka Pos.com, Sabtu (4/10).

Abdul Latif Somad, mewakili Nahdiyin mengucapkan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Babel yang sudah memberikan sumbangan satu ekor sapi.

Dikatakan Abdul Latif Somad, bahwa satu ekor sapi ini akan dibagikan kepada warga nahdiyin dan masyarakat di sekitar Sekretariat DPW NU Babel.

Menurut Latif Somad, bahwa kepanitiaan akan diserahkan kepada Sekretariat NU Babel Ruslan yang selanjutnya daging akan dibagikan kepada yang berhak menerimanya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Erwandi Jadi Khotib Shalat Ied di Genas

Erwandi Jadi Khotib Shalat Ied di Genas

POS BELITUNG/AL ADHI SETYANTO

Para jamaah shalat Idul Adha 1435 H mulai memenuhi tempat shalat di halaman Genas Tanjungpandan, Minggu (5/10).

Laporan wartawan Pos Belitung, Al Adhi Setyanto

BELITUNG, BANGKAPOS.COM - Wakil Bupati Belitung, Erwandi A Rani, menjadi khotib shalat Idul Adha 1435 H di halaman Gedung Nasional (Genas) Tanjungpandan, Minggu (5/10/2014) pagi. Shalat Idul Adha ini digelar Panitia Pelaksana Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Tanjungpandan.

Sedangkan berlaku sebagai imam shalat Abdul Rozak dan bilal, H Kaharudin. Pelaksanaan Shalat Ied ini mengambil tema 'Kita Tingkatkan Kualitas Imab dan Taqwa'.

Pangtauan bangkapos.com, jamaah shalat Ied terlihat mulai mendatangi tempat yang disiapkan panitia pelaksana. Hadir juga di barisan terdepan Camat Tanjungpandan, Thohari Warsito.


11.37 | 0 komentar | Read More

Ini Laporan PBB Soal ISIS

Written By Unknown on Sabtu, 04 Oktober 2014 | 11.37

BANGKAPOS.COM — Militan Negara Islam atau ISIS telah melakukan eksekusi massal, menculik sejumlah gadis sebagai budak seks, dan menggunakan tentara anak dalam apa yang mungkin merupakan kejahatan perang sistematis di Irak, kata laporan PBB, Kamis (2/10/2014).

Laporan itu mengatakan bahwa militan ISIS telah melakukan pelanggaran HAM berat terhadap kelompok-kelompok minoritas termasuk Kristen, Muslim Syiah, dan Yazidi dalam konflik yang telah memaksa 1,8 juta warga Irak mengungsi.

Namun, laporan itu juga mengatakan bahwa serangan udara pemerintah Irak terhadap kaum militan telah menyebabkan "kematian warga sipil yang signifikan" saat serangan itu menghantam desa-desa, sekolah, dan sejumlah rumah sakit. Serangan-serangan semacam itu jelas melanggar hukum internasional.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Zeid Ra'ad al Hussein, mengatakan, "Rangkaian pelanggaran dan penyiksaan yang dilakukan ISIS dan kelompok-kelompok bersenjata yang terafiliasi sangat mengejutkan, dan banyak tindakan mereka itu merupakan kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan."

Laporan tersebut muncul saat parlemen Turki pada hari yang sama memberikan wewenang kepada pemerintah negara itu untuk melancarkan serangan militer ke Suriah dan Irak, dan mengizinkan pasukan asing menggunakan wilayahnya dalam kemungkinan operasi militer terhadap ISIS.

Hussein dalam sebuah pernyataan menyerukan lagi kepada pemerintah Baghdad untuk bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional. Dia mengatakan, pengadilan di Den Haag itu didirikan untuk mengadili pelanggaran masif dan yang langsung menyasar warga sipil berdasarkan sentimen agama atau etnis mereka. Laporan tersebut mengatakan, kekejaman ISIS "mencakup serangan yang langsung menyasar warga sipil dan infrastruktur sipil, eksekusi, dan sejumlah pembunuhan lain yang menyasar warga sipil, penculikan, pemerkosaan, dan bentuk-bentuk kekerasan seksual dan fisik yang dilakukan terhadap perempuan dan anak, perekrutan paksa terhadap anak-anak, penghancuran atau penodaan tempat ibadah atau situs budaya, perusakan dan penjarahan harta benda, dan penolakan kebebasan fundamental."

Dalam sebuah kasus pembantaian pada 12 Juni, sekitar 1.500 tentara Irak dan petugas keamanan dari bekas markas militer AS, Camp Speicher, di Provinsi Salahuddin ditangkap dan dibunuh militan ISIS, kata laporan setebal 29 halaman dari Kantor Hak Asasi Manusia PBB dan Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) itu. Namun, jenazah-jenazah itu belum digali dan jumlah tepatnya tidak diketahui.

Kaum perempuan telah diperlakukan dengan sangat kasar. Laporan itu mengatakan, "ISIS (telah) menyerang dan membunuh antara lain para dokter dan pengacara perempuan."

Pada Agustus lalu, kata laporan itu, ISIS membawa 450-500 perempuan ke benteng Tal Afar di wilayah Nineveh di Irak, di mana 150 orang dari mereka, termasuk yang belum menikah yang terutama berasal dari komunitas Yazidi dan Kristen, dilaporkan diangkut ke Suriah untuk dijadikan sebagai hadiah bagi militan ISIS atau untuk dijual sebagai budak seks.

Namun, laporan itu juga menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap pelanggaran yang dilakukan pemerintah Baghdad dan para milisi sekutu, termasuk serangan udara dan pengeboman yang mungkin tidak membedakan antara sasaran militer dan daerah sipil.

Setidaknya 9.347 warga sipil telah tewas dan 17.386 orang terluka hingga September, lebih setengah dari mereka sejak militan Islam mulai menguasai sebagian besar daerah Irak utara pada awal Juni, kata PBB.

ISIS dan kelompok afiliasinya telah menyerang dan menghancurkan tempat-tempat ibadah dan situs-situs budaya di Irak yang mereka nilai tidak sesuai dengan doktrin mereka, kata laporan PBB itu, merujuk pada keyakinan militan ISIS.

ISIS, Kamis, terus melancarkan gempuran terhadap kota perbatasan Suriah dengan Turki meskipun ada serangan udara koalisi yang dimaksudkan untuk melemahkan mereka. Gempuran ISIS itu telah menyebabkan ribuan pengungsi Kurdi mengalir ke Turki dan menyeret Ankara lebih dalam ke konflik itu.

Parlemen Turki yang sebelumnya telah menyetujui operasi ke Irak dan Suriah untuk menyerang kaum separatis Kurdi atau untuk menggagalkan ancaman dari rezim Suriah, Kamis kemarin, dengan dukungan 298 suara berbanding 98, memperluas wewenang itu demi mengatasi ancaman dari militan ISIS yang telah menguasai wilayah luas di Irak dan Suriah, bahkan di beberapa titik hingga ke perbatasan Turki.

Ketika ditanya apa tindakan yang Turki akan lakukan setelah ada persetujuan dari parlemen itu, Menteri Pertahanan Ismet Yilmaz mengatakan, "Jangan mengharapkan langkah-langkah segera."

"Langkah itu mempersiapkan dasar hukum bagi kemungkinan intervensi, tetapi terlalu dini untuk mengatakan apa intervensi yang akan dilakukan," kata Dogu Ergil, seorang profesor ilmu politik dan kolumnis untuk koran Today's Zaman.


11.37 | 0 komentar | Read More

Akar Kentang Keluar dari Kemaluan Gadis Ini

BANGKAPOS.COM, BOGOTA — Para pekerja medis di kota Honda, Kolombia, dibuat geleng-geleng kepala setelah mereka mengeluarkan sebutir kentang dari kemaluan seorang perempuan.

Perempuan itu memasukkan sebutir kentang ke dalam kemaluannya sebagai alat kontrasepsi. Celakanya, kentang itu malah menumbuhkan akar setelah dua pekan berada di dalam tubuhnya.

Kisah ini berawal ketika perempuan berusia 22 tahun itu datang dengan keluhan rasa sakit yang amat sangat di bagian bawah perutnya. Di klinik kesehatan, dia ditemui perawat Carolina Rojas yang terkejut saat melihat akar menjuntai keluar dari kemaluan perempuan tersebut.

"Ibu saya mengatakan, jika saya tak ingin hamil, maka saya harus memasukkan sebutir kentang ke dalam kemaluan saya, dan saya percaya itu," kata pasien tersebut.

Carolina mengatakan, kentang itu sudah dua pekan berada di dalam tubuh sang pasien, dan tanpa disadari kentang itu mulai menumbuhkan akar. Itulah yang menyebabkan rasa sakit luar biasa.

Carolina mengatakan, para dokter berhasil mengeluarkan kentang itu tanpa pembedahan. Para dokter berharap, perempuan itu tak mendapatkan efek buruk dari pengalaman ini.


11.37 | 0 komentar | Read More

Kapolda Metro Jaya Jemput Paksa Korlap FPI

BANGKAPOS.COM, JAKARTA — Buntut dari kerusuhan ratusan orang dalam massa Front Pembela Islam (FPI), kepolisian menjemput paksa koordinator massa di markas FPI, Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2014) petang. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono memimpin langsung aksi jemput paksa tersebut.

"Ini buntut aksi anarkis (FPI) di DPRD dan Balaikota. Kami dapat informasi kalau FPI mengumpulkan massa di sini, makanya saya jemput korlap (koordinator lapangan) di sini (Petamburan)," kata Unggung, di Petamburan, Jumat.

Di Petamburan, Unggung meminta beberapa anak buahnya untuk menemukan koordinator lapangan aksi demo di Balaikota dan DPRD DKI. Setelah beberapa menit, beberapa personel kepolisian pun membawa empat anggota FPI. Salah satunya adalah Ustaz Irwan, koordinator aksi unjuk rasa di DPRD DKI.

Unggung membuka pembicaraan dan mengonfirmasi kebenaran bahwa Irwan menjadi tokoh di belakang aksi demo FPI di Balaikota dan DPRD yang berujung ricuh. Irwan menjadi penanggung jawab aksi tersebut. Namun, koordinator aksi Balaikota DKI, Habib Al Shahab, tidak berada di markas FPI.

Setelah melakukan negosiasi dengan pimpinan FPI, Habib Rizieq, via telepon, Unggung memutuskan untuk mengamankan Irwan. "Namanya Ustaz Irwan dan kami bawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan," kata Unggung. Aksi jemput paksa itu terjadi selama lebih kurang 30 menit, pukul 17.10-17.40 WIB.

Kemacetan panjang hingga Jatibaru

Aksi jemput paksa anggota FPI oleh kepolisian sempat menyebabkan kemacetan panjang di kawasan Petamburan hingga kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menutup Jalan Raya KS Tubun dengan dua mobil polisi tepat di depan Honda KS Tubun hingga di depan Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat.

Akibatnya, kemacetan panjang pun terjadi. Kemacetan itu tampak dari Jalan Raya KS Tubun hingga Jatibaru, Tanah Abang. Para pengendara kendaraan bermotor, mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi mobil pribadi, hingga sopir mikrolet, kesal dengan kemacetan itu.

Hans (27), salah seorang pegawai swasta di kawasan Jakarta Pusat, mengaku kesal dengan FPI yang tak henti-hentinya membuat aksi. "Hari biasa saja sudah macet, apalagi ini jam pulang kantor. Eh ini kok FPI bikin macetnya pas jam pulang kantor, sudahlah damai saja jangan pakai kekerasan lagi," kata Hans.

Senada dengan Hans, Maryadi, sopir mikrolet M 09, juga mengaku kesal atas kemacetan panjang yang terjadi sepanjang Jumat pekan. "Saya mau cari alternatif jalan lain, penumpang ada yang mau turun di Petamburan. Jadi saya lewat jalanan macet di Petamburan aja. Tadinya mau potong Jalan Slipi.... FPI jangan bikin macet lagi deh," kata Maryadi.

Setelah suasana kondusif, polisi pun akhirnya membuka jalan sekitar pukul 17.45 WIB. Water canon dan mobil barracuda yang bersiaga di sana pun telah dikembalikan ke markasnya di Mapolda Metro Jaya.

Toko-toko tutup

Selain menyebabkan kemacetan panjang, operasi jemput paksa anggota FPI juga membuat pemilik usaha di kawasan Petamburan menutup sementara usaha mereka. Warung-warung, bengkel, dan toko kelontong yang berada di sekitar Jalan Petamburan III tutup selama penjemputan berlangsung.

"Ya, waswas saja karena takutnya ada kerusuhan ini. Sudah ada tank-tank dan sirene polisi ke markas FPI. Jadi, terpaksa tutup toko saja," kata salah satu penjaga toko kelontong di kawasan itu, yang meminta tak disebutkan namanya, Jumat (3/10/2014) petang.

Penjaga toko yang juga warga Petamburan ini mengaku selalu khawatir dengan tindakan FPI. Dia pun mengaku tak setuju dengan aksi berujung ricuh yang dilakukan FPI di depan Gedung Balaikota dan DPRD DKI, Jumat siang.

Seperti diberitakan sebelumnya, massa dari FPI sempat bentrok dengan polisi dan melempari dua kantor pemerintahan itu dengan batu sekepal tangan dan kotoran hewan. "Apa gunanya sih kekerasan? Lebih baik damai-damai saja," kata penjaga toko ini.  

Pendapat serupa juga dilontarkan Agus, salah satu pemilik bengkel di kawasan itu. Dia juga memilih menutup tokonya lebih awal. Kepada Kompas.com, dia mengatakan memilih bersikap waspada. "Saya nonton beritanya dari TV saja," kata dia singkat.


11.37 | 0 komentar | Read More

Brasil Gagal, Dani Alves Salahkan Media

BANGKAPOS.COM, BARCELONA - Dani Alves menyalahkan media karena Brasil gagal jadi jawara Piala Dunia 2014. Akan tetapi, dia mengakui bahwa tim tak mempersiapkan diri dengan baik menjelang memalukan kekalahan dari Jerman di semi final (7-1).

"Kami memiliki pemain bagus tapi tidak mempersiapkan pertandingan melawan Jerman," kata Alves dalam sebuah wawancara dengan Lance!, koran olah raga terbesar di Brasil, Jumat (4/10). Bek Barcelona tersebut bermain di empat pertandingan pertama Brasil di Piala Dunia 2014.

Alves tak menguraikan dari sisi mana ketidaksiapan, tapi dia juga menyalahkan media massa, yang selalu mengelilingi tim nasional negaranya.

"Pers tak memberi kami kesempatan bekerja dengan tenang," aku pemain yang telah 77 kali memperkuat Brasil itu, walau faktanya sorotan media tak menghentikan langkah Brasil meraih juara di turnamen-turnamen yang lalu.

"Anda melihat tim lain dan mereka punya 15 menit untuk latihan terbuka. Pers menerima itu. Tapi Anda tak melihat hal yang sama di Brasil, mereka menguntit tim nasional 24 jam sehari."

"Pers Brasil menyanjung jika Anda menang. Anda ditampar jika kalah. Bagi saya, itulah masalah terbesar selecao, terlalu banyak diekspos."


11.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger