Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

PU Bantu Membuat Master Talud

Written By Unknown on Rabu, 02 April 2014 | 11.37

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabid Pengairan PU Bangka, Abdul Aziz mengatakan, pihak PU Pemkab Bangka telah membantu membuat talud atau saluran air yang akan dibangun oleh pemilik lahan setelah penimbunan selesai dikawasan rawa Jl Raya Sungailiat-Pangkalpinang.

Master plan pembuatan talud atau saluran air ini dibuat dengan turun langsung ke lokasi. Nantinya saluran air ini akan dibuat sepanjang lahan tempat lokasi ditimbun dengan lebar 3 meter mengelilingi lokasi.

"Jadi air yang masuk ke dalam aliran air akan ditampung dikolam yang dibuat khusus," kata Aziz, Hal ini disampaikan oleh Kabid Pengairan PU Bangka Abdul Aziz dalam pertemuan di ruang Asisten II Setda Bangka Rabu (2/4/2014).


11.37 | 0 komentar | Read More

Guru dan Pelajar di Babel Diminta Gunakan Hak Pilihnya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Respi Leba

BANGKA POS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Babel, Rivai mengharapkan, agar para guru dan pelajar untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 April mendatang.

"Kepada para guru dan pelajar, kita memberikan himbaun secara resmi agar menggunakan hak pilihnya, tidak golput, memilih sesuai dengan hati nurani," ungkap Rivai, kepada bangkapos.com, Rabu (3/4/2014).

Rivai mengharapkan agar para pelajar peserta UN untuk meluangkan waktunya, beberapa jam pergi ke TPS.

"Kita sangat yakin tidak akan gangguan persiapan UN. Karena hanya beberapa jam. Dan rentang waktu UN dan pemilu cukup jauh," ucap Rivai.


11.37 | 0 komentar | Read More

Pemkab Bangka Pertemukan Pro dan Kontra Penimbunan Kawasan Rawa

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Asisten II Pemkab Bangka, Kamil AF, Rabu (2/4/2014), menggelar pertemuan dengan sejumlah warga yang kontra dengan kuasa dan pemborong penimbunan kawasan rawa di Jl Raya Sungailiat-Pangkalpinang, tak jauh dari RS Alma Sungailiat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Sungailiat Toni MZ, Lurah Kenanga Serly, kaling, RT, perwakilan Polsek Sungailiat dan perwakilan warga.

Adanya pertemuan tersebut, diharapkan mendapatkan jalan keluar terkait masalah di atas. Warga meminta kuasa dan pemborong penimbunan untuk membuat talud atau saluran air agar tidak terjadi banjir karena kawasan tersebut merupakan kawasan resapan air.


11.37 | 0 komentar | Read More

Warga Minta Pemilik Lahan Buat Saluran Air

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lurah Kenanga Sungailiat, Serly Noviransyah mewakili warga menyampaikan, sebelum ditimbun sejumlah warga mengaku kediamannya terendam banjir.

Kekhawatiran warga semakin menjadi karena adanya penimbunan yang dilakukan oleh pemilik lahan yang merupakan kawasan rawa-rawa. Padahal rawa tersebut merupakan tempat resapan air daerah sekitar. Maka dari itu timbullah keinginan masyarakart agar tidak terjadi dampak banjir diminta pemilik lahan untuk membuat talud atau saluran air.

"Sebenanrya hanya terjadi miss komunikasi saja dan mudah-mudahan pertemuan ini membawa hasil memuaskan semua pihak," kata Serly dalam pertemuan di ruang Asisten II Setda Rabu (2/4/2014)

Sebelumnya diberitakan, Asisten II Pemkab Bangka, Kamil AF, Rabu (2/4/2014), menggelar pertemuan dengan sejumlah warga yang kontra dengan kuasa dan pemborong penimbunan kawasan rawa di Jl Raya Sungailiat-Pangkalpinang, tak jauh dari RS Alma Sungailiat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Sungailiat Toni MZ, Lurah Kenanga Serly, kaling, RT, perwakilan Polsek Sungailiat dan perwakilan warga.

Adanya pertemuan tersebut, diharapkan mendapatkan jalan keluar terkait masalah di atas. Warga meminta kuasa dan pemborong penimbunan untuk membuat talud atau saluran air agar tidak terjadi banjir karena kawasan tersebut merupakan kawasan resapan air.


11.37 | 0 komentar | Read More

FPMB Sebut Ada Sindikat Beli Suara di Mendobarat

Laporan wartawan Bangka Pos, Dodi Hendriyanto

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Forum Pemuda Mendobarat Berbuat (FPMB) Ahmadi Sopyan mengungkapkan, praktik money politic dalam Pileg 2014 di Kecamatan Mendobarat sangat mengkhawatirkan. Bahkan menurut Ahmadi, berdasarkan laporan tim yang mereka bentuk di kecamatan tersebut, sejumlah oknum caleg sudah menyiapkan tim khusus untuk membeli suara.

"Modusnya ada dengan cara penggalangan tanda tangan, pengumpulan KTP hingga membuat daftar nama-nama. Mereka ini dijanjikan akan dibayar mulai Rp 50.000 hingga Rp 100 ribu," ujar Ahmadi kepada bangkapos.com, Rabu (2/4/2014).

Diungkapkan Ahmadi, pihaknya mengendus, ada oknum caleg yang akan melakukan transaksi sebelum hari H, ada juga sesudah pelaksanaan pemungutan suara. "Kita sudah dapatkan data-data oknum caleg berikut nama-nama tim yang dibentuk untuk melakukan pembayaran tersebut. Bahkan tempat dan waktu pembayarannya sudah kita dapatkan infonya. Sedikitnya ada 47 orang suruhan yang diperintahkan untuk melakukan pembayaran di 15 desa di Mendobarat," ungkap Ahmadi.

Ahmadi menegaskan, praktik kotor tersebut sangat mencoreng kredibelitas Mendobarat yang disebut-sebut sebaga Kecamatan Santri. "Tidak hanya merusak citra Mendobarat. Tapi akan berimbas kepada hasil Pileg yang tidak baik. Sebab, putra putri Mendobarat yang benar-benar berkualitas sementara secara ekonomi lemah, kecil kemungkinan akan terpilih. Sementara yang banyak duit, SDM-nya kosong, justrru yang terpilih," beber Ahmadi seraya berharap agar pihak terkait (Panwaslu)  harus lebih gencar bekerja.  "Jangan ini dibiarkan. Panwaslu haru lebih gencar, dan jangan mau ikut-ikut disogok," harap Ahmadi.


11.37 | 0 komentar | Read More

Pepenk Sudah Tiga Minggu Berhenti Menambang

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sudah tiga minggu ini, tambang rakyat terutama di Parittiga-Jebus tidak bisa bekerja. Hal itu dikarenakan tidak adanya alat berat yang bisa digunakan untuk mendukung kegiatan tambang.

"Ya bagaimana kami mau mengupas, bagaimana kami mau menggali atau mengangkat tanah dan pasir nggak bisa, karena lokasi penambangannya sudah dalam," kata Pepeng penambang di Parittiga Jebus, kepada bangkapos.com Rabu (2/4/2014).

Dikatakan Pepenk, untuk menjangkau timah dengan kedalaman tertentu saat ini, tidak bisa manual dan harus menggunakan alat berat, tapi satu sisi sekarang razia alat berat berjalan terus.

"Susahnya mencari lokasi baru, membuat banyak penambang kecil seperti saya, harus mencari dan mengeluarkan biaya operasional lebih besar, agar kami bisa tetap bisa menambang," ujarnya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Lima Bulan Absen, Khedira Mulai Jalani Latihan

Written By Unknown on Senin, 31 Maret 2014 | 11.37

Lima Bulan Absen, Khedira Mulai Jalani Latihan

AFP/KOMPAS

Striker Real Madrid, Karim Benzema (kiri), melakukan selebrasi bersama Sami Khedira (tengah) dan Angel Di Maria setelah Benzema mencetak gol ke gawang Los Angeles Galaxy dalam pertandingan pra-musim.

BANGKAPOS.COM, MADRID - Gelandang Real Madrid, Sami Khedira, merasa rindu latihan bersama rekan-rekan dan staf pelatih Los Blancos. Khedira berharap bisa cepat pulih untuk melepas kerinduan tersebut.

Pemain asal Jerman itu sudah absen hampir lima bulan karena cedera lutut yang dialaminya pada laga internasional melawan Italia, November silam. Khedira harus menjalani operasi dan diperkirakan absen lima sampai enam bulan.

"Aku rindu rekan-rekan setim da para pelatih. Sulit untuk berlatih sendirian setiap hari. Penting bagiku untuk terus berhubungan dengan pemain lain dan pelatih. Hal itu membuat segalanya mudah," ujar Khedira kepada AS.

"Aku senang memiliki rekan-rekan seperti mereka. Mereka para pemain hebat yang memiliki sikap hebat juga.

Kondisi Khedira pun berangsur membaik. Pemain berusia 26 tahun itu mengaku sudah bisa berlatih ringan di bawah pengawasan pelatih kebugaran Madrid.

"Aku merasa seperti pemain sepak bola sekarang, karena sudah kembali ke lapangan. Itu seperti berada di rumah sendiri. Aku hampir pulih dan kembali ke tim. Itu memberikanku motivasi untuk terus berjuang," kata Khedira.

"Beberapa minggu terakhir aku merasa lututku lebih nyaman saat menjalani latihan. Aku sangat senang bisa kembali merasakan lapangan sepak bola dan aku akan menggiring bola lagi," ujarnya.

Simak berita lengkapnya di Bangka Pos/Pos Belitung/Koran BN/Super Ball edisi cetak


11.37 | 0 komentar | Read More

Warga Daerah Lebih Suka Liburan di Jakarta

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Bertepatan dengan libur panjang yang dimulai Sabtu (29/3/2014) hingga Senin (31/3/2014),sejumlah masyarakat dari luar Jakarta lebih memilih untuk berlibur di Jakarta. Alasannya sederhana, kota tempat tinggal mereka telah dipenuhi oleh warga Jakarta. 

Erwin (40) salah satunya. Warga Bandung ini sengaja mengajak istri dan kedua anaknya yang masih balita untuk berkunjung ke wahana Dunia Fantasi (Dufan) di Ancol, Jakarta Utara. Menurutnya, pada saat liburan seperti sekarang ini, sudah tidak nyaman lagi untuk jalan-jalan di Bandung. 

"Udah enggak enak di Bandung kalau weekend. Banyak orang Jakarta ke Bandung, udah padat banget deh," tuturnya kepadaKompas.com sembari mengantri di loket masuk Dufan. 

Erwin juga menceritakan bahwa saat dia sekeluarga berangkat dari Bandung menuju Jakarta Jumat (28/3/2014) sore, di jalur dari Jakarta menuju Bandung di tol Cipularang sudah macet parah. 

"Saya lihat hampir 10 kilometer itu antrian mobil," ujarnya. 

Sementara itu, lalu lintas menuju Jakarta sangat lancar. Erwin dan keluarga memilih untuk menginap di hotel sebelum ke Dufan hari ini. Di samping itu, Erwin memilih berlibur ke Dufan juga karena kedua anaknya belum pernah ke sini. 

Pengunjung lainnya, Lukman dan Fatimah dari Tangerang, mengaku sengaja ke Dufan hari ini karena ada promo annual pass

"Saya beli tiket di Indomart, di sini tinggal tukar struk sama tiket masuk. Enggak usah antri, ada loketnya sendiri," ucap Fatimah. 

Keduanya berangkat dari rumah sekira jam 07.00 Wib selama satu setengah jam untuk sampai ke Dufan. 

Selain dari luar kota, warga Jakarta pun juga memilih datang ke Dufan karena promo tersebut. Lubis (62) dari Senen, Jakarta Pusat datang diajak kedua anaknya untuk menikmati promo annual passyang berlangsung terakhir hari ini. 

"Beli tiketnya sekali, terus nanti selama setahun bisa pakai buat masuk Dufan terus, gratis," tutur Lubis. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pengunjung sudah memadati kawasan Ancol sekira jam 07.00 Wib. Kepadatan terdapat di depan loket masuk Dufan. Pengunjung yang datang beragam, mulai dari anak kecil hingga dewasa. Loket tiket Dufan sendiri dibuka jam 09.30 Wib. Sedangkan pengunjung baru bisa memasuki area Dufan jam 10.00 WIB.


11.37 | 0 komentar | Read More

Mei, Pemenang Konvensi Capres Demokrat Terjawab

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pemenang Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat akan diketahui pada awal Mei 2014. Hasil tersebut akan diputuskan komite konvensi setelah tiga lembaga melakukan survei mulai 10 April.

"Rencananya begitu, jadi pemenangnya sudah bisa diketahui sekitar awal Mei," kata Sekretaris Komite Konvensi Capres Demokrat Suaidi Marasabessy saat dihubungi, Senin (31/3/2014).

Survei yang dilakukan satu hari setelah pelaksanaan pemilu legislatif itu dilakukan oleh tiga lembaga independen. Suaidi enggan menyebutkan ketiga lembaga eksternal tersebut.

Setelah hasil survei diketahui, kata Suaidi, komite akan menyampaikannya kepada Majelis Tinggi Partai Demokrat sebelum disampaikan kepada publik. Komite juga akan meminta pertimbangan dari Majelis Tinggi ketika ada perbedaan pada hasil survei tiga lembaga tersebut. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat adalah Susilo Bambang Yudhoyono.

"Bagaimana kita mau putuskan kalau (hasilnya) berbeda? Jadi kita berkonsultasi ke Majelis Tinggi," kata Suadi.

Konvensi Capres Partai Demokrat diikuti oleh 11 tokoh dari berbagai latar belakang. Pemenang konvensi akan didaulat menjadi bakal calon presiden dari partai nomor urut 7 tersebut.

Saat ini seluruh peserta konvensi teresbut telah mengikuti babak debat antarkandidat. Dalam tahap ini, masing-masing kandidat diberi kebebasan menyampaikan visi, misi, dan gagasan sebagai calon pemimpin Indonesia.

Partai Demokrat yakin konvensi akan melahirkan bakal calon pemimpin berkualitas. Namun, beberapa pengamat berpendapat sebaliknya dan menilai konvensi hanya permainan yang pemenangnya sudah dapat diketahui sejak awal.


11.37 | 0 komentar | Read More

Pantai Kuta dan Denpasar Lengang Saat Nyepi

BANGKAPOS.COM, DENPASAR- Pantai Kuta terlihat sepi, Minggu (31/3/2014) pagi. Jalanan yang biasanya dipenuhi oleh kendaraan dan pejalan kaki kini tampak lengang. Momentum Nyepi di Pulau Bali menjadikan Pantai Kuta yang biasanya padat kini sepi tanpa ada aktivitas apa pun. 

Pemandangan pantai tersohor di Pulau Bali ini nampak sangat berbeda dari kesehariannya. Tidak ada kemacetan di jalan, parkir kendaraan di badan jalan yang tidak teratur ataupun kebisingan suara musik dari kafe-kafe di pinggir pantai. Hanya terlihat beberapa petugas keamanan hotel di sekitar pantai yang ikut menjaga tamu dalam hotel agar tidak keluar. 

Tenangnya suasana pantai Kuta pagi ini juga membuat suara deburan ombak lebih keras dari biasanya, bahkan terdengar dari jarak sekitar 30 meter dari bibir pantai.

Wajah asli pantai Kuta nampak jelas ketika matahari mulai terbit. Biru warna laut dipadu dengan putihnya pasir menambah keasrian pemandangan pantai. Suara kicauan burung dan hembusan angin dari pepohonan di sekitar pantai juga terdengar jelas. Membuat kealamian dari pantai ini semakin nyata.

Denpasar sunyi

Situasi serupa juga tampak di Kota Denpasar. Tempat wisata dan pusat perekonomian lainnya yang sehari-hari diwarnai kemacetan lalu lintas berubah total menjadi sunyi, Senin pagi. Wisatawan mancanegara yang sengaja berlibur di Bali tidak boleh keluar dari hotel atau tempat penginapan lainnya.

Suasana sepi menyelimuti lingkungan pemukiman dalam wilayah kota Denpasar karena penghuninya mengurung diri dalam rumah ataupun ditinggal mudik. Meski demikian, petugas keamanan desa adat (pecalang) di setiap dusun senantiasa memantau.

Dari 35 desa adat di Kota Denpasar masing-masing mengerahkan sepuluh pecalang untuk melakukan patroli, di samping disiagakan pecalang dari 360 dusun di ibukota provinsi untuk mengawasi wilayahnya masing-masing.

Menurut Ketua Persatuan Forum Pecalang Kota Denpasar I Made Mudra dalam partroli dan memantau kondisi masyarakat itu sangat diperlukan adanya koordinasi antarpecalang desa adat. Pecalang akan membantu masyarakat sekaligus mengantarnya jika ada warga yang membutuhkan pertolongan ke rumah sakit, misalkan untuk melahirkan atau mendapatkan pertolongan medis.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar terkait hal tersebut dan telah menyiapkan 15 ambulan yang tersebar di lima titik. Mereka juga membuka layanan telepon jika membutuhkan bantuan pecalang.

Sementara itu, Bandara Ngurah Rai dan seluruh pintu masuk ke Pulau Dewata, seperti Pelabuhan Benoa (Denpasar), Celukan Bawang (Buleleng), Pelabuhan Gilimanuk, ditutup sementara sejak tadi malam. Hal ini sudah dilakukan sejak tahun 1999 sesuai surat keputusan Dirjen Perhubungan, Kementerian Perhubungan Nomor AU 126961/DAU/7961/ 99, tertanggal 1 September 1999 dan diperkuat surat edaran Gubernur Bali Made Mangku Pastika kepada empat menteri


11.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger