Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ruhut Sebut Anas Urbaningrum Lagi Galau

Written By Unknown on Sabtu, 02 November 2013 | 11.37

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Dulu kawan, sekarang lawan. Perseteruan yang kini makin meruncing antara politisi Demokrat Ruhut Sitompul dengan mantan Ketua Umum Demokrat yang dulu ia dukung, Anas Urbaningrum.

Anas, sudah mengundurkan diri dan kini menjadi Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Terakhir, Anas Urbaningrum  merasa kredibilitasnya disudutkan lantaran dituding Ruhut Sitompul, masuk menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 1998-2004 karena penugasan Partai Golkar.
 
"Saya sedang pelajari pernyataan Pak Ruhut. Nomor satu, katanya, apa betul Anas di KPU itu merupakan penugasan Golkar, yang sedang saya pelajari apa betul rekaman omongan itu ada? Kedua, kalau Anas tidak masuk Demokrat Anas bisa dipenjara," kata Anas usai diskusi di Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (1/11/2013).

Ruhut tak bergeming. Ia menegaskan, apa yang ia katakan terkait permasalahan Anas Urbaningrum benar adanya. Ruhut menjelaskan perkara kasus Hambalang yang kemudian Anas Urbaningrum dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Apa yang saya katakan benar kan? Anas sekarang sudah menjadi tersangka dan kejadian," kata Ruhut kepada Tribunnews.com, Sabtu (2/11/2013).

Ruhut kemudian memaklumi pernyataan Anas Urbaningrum yang menurutnya saat ini sedang galau. "Kalau sedang galau ya begitu. Tunggu saja, KPK sedang melakukan pemberkasan, jadi Anas hanya tinggal menghitung hari saja," Ruhut meyakini.

Anas sebelumnya juga menyatakan, akan mempertimbangkan beberapa langkah, setelah memperlajari pernyataan Ruhut itu.
 
"Akan saya pertimbangkan langkah-langkah yang perlu diambil. Karena pernyataan, soal Anas adalah penugasan Golkar di KPU, tentu merusak kredibilitas saya sebagai anggota KPU," tuturnya.

Ruhut kembali berujar, banyak sekali orang-orang bermasalah yang kemudian masuk ke Partai Demokrat. Ia kemudian memuji sikap SBY dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang menurutnya tak memberikan perlindungan kepada para kader yang bermasalah dengan hukum.

"Lihat saja, banyak kader Demokrat yang bermasalah dengan hukum, kami tidak lindungi. Kalau sudah ada dua alat bukti, jadi tersangka. Siapapun itu, kami tidak akan lindungi. Jadi, Anas tunggu saja, sebentar lagi dan sekarang dia lagi galau.," pungkas Ruhut Sitompul.


11.37 | 0 komentar | Read More

Taufik: Banyak Pelajar Main HP Sambil Bermotor

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabag Ops Polres Bangka Kompol Taufik LN mengatakan, setiap hari selalu terlihat sejumlah pengendara yang mengendarai motor sambil bermain HP. Sebagian besar mereka adalah pelajar bahkan tak jarang sambil memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi.

Hal ini disampaikan oleh Taufik LN saat Rakor dalam rangka Apel Besar Pelajar di Aula Mapolres Bangka, Sabtu (2/11/2013).

"Itu hanya contoh kecil. Jika diperhatikan dijalan-jalan para pelajar selalu melakukan pelanggaran. Dimulai dari tidak mengenakan helm, motor yang tidak standar, ugal-ugalan dan kebanyakan tidak memiliki Surat Izin mengemudi," ucapnya.

Taufik menjelaskan, sebenarnya dari pelanggaran yang dilakukan akibat human error ini berakibat lakalantas dan tak sedikit memakan korban jiwa.

"Hal-hal seperti ini yang akan kita minimalisir dimulai dengan Apel Besar Pelajar," ujarnya.


11.37 | 0 komentar | Read More

Polres Bangka dan Pelajar Gelar Rakor

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jajaran Polres Bangka menggelar rapat koordinasi dalam rangka Apel Besar Pelajar tingkat SMP dan SMA se Kabupaten Bangka di Aula Mapolres Bangka, Sabtu (2/11/2013).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Ops Kompol Taufik LN, Kasatlantas AKP Bahori, Kadin Pendidikan Kab Bangka Teddy S beserta seluruh kepala sekolah SMP dan sMA se Kabupaten Bangka.

Kabag Ops Polres Bangka Kompol Taufik LN menjelaskan, kegiatan apel besar pelajar yang akan dilakukan adalah bagian dari gerakan nasional Pelopor Keselamatan Berlalulintas terutama di kalangan pelajar. Kegiatan ini sekaligus bagian dari porgram Polisi Peduli Pelajar.

"Banyak anak yang masih SMP berusia dibawah 15 tahun di Bangka sudah menggunakan motor ini sangat berbahaya hal seperti inilah yang harus menjadi perhatian," kata Taufik kepada bangkapos.com.


11.37 | 0 komentar | Read More

Rachel Maryam: Allah Benar-benar Memudahkan Aku Saat Berhaji

Laporan Willem Jonata

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Rachel Maryam baru saja pulang dari Tanah Suci Mekkah. Ia dan suaminya, Edwin Aprihandono atau akrab disapa Edo, mendapatkan kemudahan dalam menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Padahal, ia sempat kesulitan untuk mendekati Ka'bah. Apalagi sampai menyentuh dan menciumnya. Sebab, banyak orang yang mengelilinginya. Ruang gerak terbatas. Ia ragu bisa menyentuh Ka'bah atau tidak.

"Aku jalan berputar mengelilingi Ka'bah. Putaran ketiga aku bisa pegang Ka'bah. Pada putaran terakhir akhirnya bisa cium. Awalnya, kaya enggak mungkin karena penuhnya setengah mati. Kan Haji ya, bukan Umrah," ucapnya semalam ditemui di rumahnya, kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Ia memang panik karena begitu banyaknya orang. Ia juga merasa ragu bisa menyentuh dan mencium Ka'bah. Namun, doalah yang membawanya pada kemudahan. Meskipun diakuinya sempat merasa tidak mungkin melakukannya.

"Jalan terbuka buat aku. Ya, Allah benar-benar mudahkan. Buat aku ini kaya mukjizat. Bagus buat mempertebal iman," ucapnya.

Setelah menyelesaikan ritual mengelilingi Ka'bah, Rachel kemudian salat sunah di depan makam Nabi Ibrahim. "Tempat itu kaya sudah disediakan untuk aku. Alhamdulilah, amin," tandas ibu beranak satu tersebut.


11.37 | 0 komentar | Read More

"Mobil Babar" Tiba-tiba Jalan Sendiri Saat Pengambilan Soal CPNS

Laporan Wartawan Bangka Pos, Respi Leba

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mobil Isuzu dengan plat nomor BN 3805 DZ, yang pengangkut soal CPNS Bangka Barat, Sabtu (2/11/2013) nyaris membawa korban. Pasalnya, ketika panitia sedang mengangkut kardus soal dan dimasukan ke dalam mobil, tiba-tiba mobil tersebut berjalan sendiri. Para satpam dan polisi serta panitia langsung bergerak cepat menahan laju mobil tersebut.

Pengemudi mobil, Yan, ketika dikonfirmasi bangkapos.com, mengungkapkan bahwa kondisi mobil dalam keadaan gigi satu.

"Saya lagi dibelakang, mobil lagi gigi satu. Ada teman yang hidupkan kontak, mau hidupkan AC. Ternyata mobilnya jalan sendiri," ungkap Yan yang berada di Percetakan Sumber Sarana Prima (SSP), Sabtu (2/11/2013) saat pengambilan soal CPNS di Pangkalpinang.


11.37 | 0 komentar | Read More

Rahmat Kumpulkan Recehan untuk Pengobatan Joni

Laporan wartawan Bangka Pos Dodi Hendriyanto

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satu buah amplop tebal diserahkan Rahmat, seorang warga Pangkalpinang ke Customer Service Centre (CSC) Bangka Pos Group, di Jalan KH Abdurrahman Siddik 1 B Pangkalpinang, Sabtu (2/11/2013) sekitar pukul 09.30 WIB. Di dalam amplop itu terllihat uang pecahan ribuan tersusun rapi. Setelah dihitung jumlahnya sebanyak Rp 207.000.

Rahmat mengaku, uang yang ia kumpulkan selama beberapa hari tersebut diberikan untuk membantu pengobatan Joni Filadeni  (36), yang sejak enam tahun lalu menderita kanker mulut. Rahmat terenyuh setelah membaca berita Bangka Pos yang menceritakan nasib Joni.

Menurut Rahmat, perjuangan tanpa putus asa yang dilakukan bujangan warga Kampung Ulu Desa Tanjung Kecamatan Muntok Bangka Barat ini, telah membangkitkan simpatinya untuk sekAdar menambah biaya yang sekarang ini sedang dikumpulkan Forum Solidaritas untuk Joni (FSJ).

"Semoga masih banyak warga lain yang perduli terhadap kesulitan saudara-saudara kita yang kurang beruntung," pesan Rahmat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Joni menderita kanker mulut sejak enam tahun silam. Ketika itu Dia tak menyangka, sariawan yang bersarang di bibir bagian kanannya berubah menjadi kanker. Sariawan disertai luka‑luka itu menyebabkan sebagian dagu dan pipi kanan Joni terpaksa dibuang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, tahun 2007 lalu.

Usai dioperasi, penyakit Joni rupanya semakin parah lantaran sel kanker menyebar ke dalam rongga mulutnya. Dokter merujuk Joni ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, untuk mendapat perawatan lanjutan yang lebih intensif.

Kini usai menjalani operasi di RSCM, kondisi Joni tidak sepenuhnya membaik. Di wajah Joni, mulai dari bibir bawah ke arah pipi kanan, terlihat lubang menganga.

Akibatnya, Joni kesulitan makan dan berbicara. Untuk memasukkan makanan ke tubuhnya, Joni harus berbaring dan makanannya pun yang lunak-lunak. (doi)


11.37 | 0 komentar | Read More

Seorang Bayi Meninggal di Depan Lokat RS

Written By Unknown on Jumat, 01 November 2013 | 11.37

BANGKAPOS.COM, PINRANG- Seorang bayi berusia dua bulan meninggal di depan loket rumah sakit saat antre menunggu proses pelayanan yang bertele-tele.

Harian Tribun Timur (TRIBUNnews.com Network) melaporkan, Nailah Mustari, nama bayi perempuan berusia 2 bulan 10 hari itu meninggal dunia setelah gagal mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Lasinrang, Pinrang, Sulawesi Selatan, Rabu (30/10/2013) siang.

Tribun Timur muncul dengan judul headline, Bayi Naila Wafat di Depan Loket Kesehatan Gratis.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan program kesehatan gratis bagi warga miskin, tapi prosedur administrasi yang kaku tidak mampu menyelamatkan nyawa Nailah.

Kepada wartawan di Pinrang, Kamis (31/10/2013), Mustari, ayah almarhumah Naila, menyebutkan putrinya meninggal saat dia tengah mengurus administrasi asuransi kesehatan gratis di depan loket jaminan kesehatandaerah (jamkesda) di Ruang Tunggu Pasien RSUL di Jl Jl Macan No. 22, Macorawalie, Watang Sawitto, Pinrang.

Naila adalah putri pasangan Mustari dan Nursia. Mereka adalah warga Dusun Patommo, Desa Kaliang, Kecamatan Duampanua, Pinrang.

Nailah adalah pasien rujukan dari dokter Pusat Kesehatan Masyarakat (puskemas) Lampa, di Jl Poros Pekkabata, Pinrang, sekitar 32 km sebelah utara ibu kota kabupaten.

Naila terlambat mendapat perawatan medis karena proses administrasi yang berbelit-belit.

Padahal, kala itu bayi Naila sudah membutuhkan bantuan darurat karena napasnya yang tersengal-sengal.

Direktur RSUL Pinrang drg Sitti Hasnah Syam MARs, kepada Tribun, kemarin,  mengkonfirmasikan keterlambatan pelayanan dan kekeliruan rujukan dari dokter puskesmas menjadi salah satu penyebab meninggalnya Naila itu.

"Kita belum periksa, sebab meninggal saat antre di depan loket. Tapi kita menduga, dia meninggal karena jadi suspect infeksi pernafasan dan paru-paru," kata Hasnah.

Hasnah yang saat kejadian tengah berada di luar rumah sakit, mengkonfirmasikan pernyataan Kepala Bidang Pelayanan RSU Lasinrang dr A Rivai, Kamis (31/10/2013),  menyebtkan, layanan terlambat dan berbelit, karena  rujukan dari dokter Puskesmas Lampa, langsung ke polianak, bukan ke unit gawat darurat, tempat dimana pasien yang alami sesak nafas akut atau kondisi darurat dirujuk.

"Mestinya rujukan yang diberikan, ditujukan ke UGD karena kondisi bayi tersebut sudah kritis.," katanya.

Selengkapnya baca Bangka Pos, Pos Belitung dan Babel News (BN) edisi cetak.


11.37 | 0 komentar | Read More

Pelamar Tes CPNS di Basel 'Wajib' Bikin Pernyataan

Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangka Selatan (Basel) mewajibkan para pelamar tes CPNS Basel untuk menandatangani pernyataan. Adapun pernyataannya terkait, untuk tidak meminta pindah setelah menjadi PNS minimal 10 tahun di wilayah Kabupaten Basel.

Pernyataan diatas materai ini dilakukan agar tes CPNS yang dilakukan di Basel tidak menjadi batu loncatan bagi warga dari luar Basel.

Pasalnya, ada sejumlah PNS setelah dua tiga tahun bekerja di Basel mengajukan pindah ke daerah asalnya.

"Jadi mereka harus menandatangani pernyataan diatas materai untuk tidak minta pindah selama 10 tahun," ungkap Kepala BKD Basel Herman kepada Bangkapos.com, Jumat (1/11/2013).

Mengenai sanksinya jika CPNS tersebut nantinya tetap mengajukan pindah setelah menandatangani pernyataan tersebut. Herman mengatakan PNS yang mengajukan pindah dibawah 10 tahun bertugas akan diminta mengundurkan diri.

"Jadi mereka langsung kita minta mengundurkan diri jadi PNS," tegas Herman.

Selengkapnya baca Bangka Pos, Pos Belitung dan Babel News (BN) edisi cetak.


11.37 | 0 komentar | Read More

Barca Incar Lewandowski dan Reus

BANGKAPOS.COM, BARCELONA - Staf kepelatihan Barcelona Andoni Zubizaretta mengungkapkan bahwa les cules akan berusaha untuk mendatangkan dua pemain Borussia Dortmund, yakni Robert Lewandowski dan Marco Reus. Keduanya dikabarkan akan diusahakan untuk didatangkan pada bursa transfer Januari mendatang.

Menurut yang dikabarkan Mundo Deportivo, jikapun gagal didatangkan pada Januari, maka Barca akan berusaha mendatangkan keduanya pada bursa transfer musim panas.

Khusus Lewandowski, saat ini penyerang asal Polandia itu masuk dalam nominasi 23 pemain calon peraih Ballon d'Or 2013. Selain Barcelona, Bayern Muenchen yang saat ini dilatih oleh Josep Guardiola juga tertarik pada striker berusia 24 tahun tersebut.

Sebelumnya, Barcelona juga sempat mengincar bek Matt Hummels. 


11.37 | 0 komentar | Read More

Atletico Madrid Terus Bayangi Barcelona

BANGKAPOS.COM, MADRID - Atletico Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Granada dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga BBVA, Kamis (31/10/2013). Dua gol Atletico tercipta dari titik putih. 

Bermain di depan publik lawan, Atletico sempat dibuat kesulitan mengembangkan permainannya. Granada lebih banyak menguasai laga dan melepaskan ancaman yang cukup berbahaya. 

Namun, Atletico diuntungkan dengan kesalahan fatal yang dilakukan Diego Mainz. Pemain belakang bernomor punggung lima tersebut melanggar David Villa di kotak terlarang. 

Diego Costa yang maju sebagi algojo berhasil menyarangkan bola ke sisi kiri gawang Granada. Costa pun semakin kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga BBVA dengan mengoleksi 12 gol. 

Atletico kembali mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-78. Wasit langsung menunjuk titik putih begitu Villa dilanggar Jeison Murillo. Villa memilih mengeksekusi penalti dan ia kemudian berhasil menaklukkan kiper Roberto. 

Sayang pada menit ke-89, Atletico harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu kuning kedua yang diterima Filipe Luis. Luis dinilai wasit melakukan handball

Granada berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tim tuan rumah berhasil mencetak gol balasan yang dihasilkan dari tandukan Odion Ighalo, memanfaatkan umpan Nyom pada masa injury time

Namun, gol tersebut tak bisa menyelamatkan Granada dari kekalahan. Skor 2-1 untuk keunggulan Atletico bertahan sampai laga usai.   

Hasil ini membuat Atletico kokoh di peringkat kedua dengan merangkum 30 poin, atau terpaut satu poin dari Barcelona sebagai penguasa klasemen sementara Liga BBVA. 

Susunan pemain
Granada: 13-Roberto; 2-Allan-Roméo Nyom, 5-Mainz, 22-Dimitri Foulquier, 24-Murillo; 4-Fran Rico, 14-Recio (Riki 67), 18-Manuel Iturra; 7-Odion Ighalo, 10-Yacine Brahimi (Buonanotte 61), 23-Pereira

Atletico Madrid: 13-Thibaut Courtois; 2-Diego Godín, 3-Filipe Luis, 20-Francisco Juanfran, 23-Miranda; 4-Mario Suárez, 6-Koke, 7-Adrián, 14-Gabi; 9-David Villa, 19-Diego Costa


11.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger